Izin Resmi Keluar, Proyek Pembangunan Boulevard Amurang 2 Dilanjutkan

Kepala Dinas PUPR Minsel Ventje Karouwan, ST MSi
Izin Resmi Keluar, Proyek Pembangunan Boulevard Amurang 2 Dilanjutkan

indoBRITA, Amurang – Pembangunan jalan Boulevard 2 setelah terhenti karena belum mengantongi izin lingkungan dari Pemprov Sulut akibatnya dihentikan sementara. Menariknya, setelah Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Sulut mengeluarkan izin atas permohonan Dinas PUPR Minsel, maka izin dengan nomor 503/DPMTSPD/IL/90/2019 diberikan kepada Dinas PUPR Minsel untuk selanjutnya ditebang pohon mangrove dan dilanjutkan pembangunannya.

Demikian dikatakan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Minsel Ventje Karouwan, ST MSi kepada sejumlah media diruang kerjanya belum lama ini. ‘’Ya, izin telah keluar dari Dinas LH Pemprov Sulut. Dengan demikian, maka pemenang tender dipersilahkan untuk segera melanjutkan pembangunan jalan boulevard 2 Amurang,’’kata Karouwan.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Tim Patola ‘Bebaskan’ Kapal PT Cargill yang Dibajak, Uang Tunai 1 M Berhasil Diselamatkan

Karouwan menjelaskan lagi, bahwa pagu proyek kelanjutan pembangunan jalan Boulevard 2 Amurang pertama pembongkaran pohon mangrove dan dilanjutkan dengan kelanjutan proyek tersebut. Bahwa, Dinas PUPR sebagai penanggung jawab telah mendapat SK Kelayakan Lingkungan Hidup dengan nomor 503/DPMTSPD/IL/90/2019.

‘’Izin diatas yang sebelumnya menjadi hambatan pelaksanaan proyek disebabkan ada pohon mangrove diarea tersebut. Oleh sebab itu, sekarang kita telah mengantongi izin tersebut. Dengan demikian, saya anjurkan pemenang tender kelanjutan proyek tersebut segera memulainya pekerjaan. Jangan lagi menunda-nunda pekerjaannya,’’sebut mantan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Minsel tersebut.

Baca juga:  Penghapusan Honorer, Pemkab Minut Tunggu Petunjuk Pusat

Seperti diketahui, jalan pantai Boulevard 2 Amurang 4,6 Km, row 22 M, lebar badan jalan 10 M, trotoar 7,7 dan 2 M. ditambah lagi dengan drainase dengan panjang 4,6 M, lebar 2 M dan kedalaman 1,2 M.

Ditanya kelanjutan jalan Boulevard Amurang di Kelurahan Ranoiapo, Karouwan menjelaskan, kalau itu belum masuk rencana pembangunan. ‘’Justru, Pemkab Minsel akan melanjutkan pembangunan hingga ke Desa Lopana Kecamatan Amurang Timur. Dan hal diatas akan dilaksanakan tahun 2020 kedepan. Sementara di Kelurahan Ranoiapo, belum ditargetkan apakah akan dibangun,’’tukas pejabat yang dekat dengan insan Pers ini. (ape)

Pos terkait