Dinkes Kota Manado Gelar Evaluasi Program PIS – PK dan BOK Tahun 2019

  • Whatsapp
indoBRITA, Manado – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado menggelar evaluasi program PIS – PK dengan menargetkan 120 ribu kepala keluarga di daerah tersebut, masuk dalam data program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga (PIS-PK) ditahun 2020.

“Dinkes Manado menargetkan capai di semester satu tahun 2020 nanti, dan akan mengevaluasi capaiannya,” ujar Kadis Dinkes Manado dr. Ivan Sumenda Marthen, dalam evaluasi PIS-PK dan BOK tahun 2019, bertempat di Bapelkes Malalayang, Kamis (24/10/2019) siang tadi.

Kadis Dinkes Manado Dr.Ivan, mengatakan di 15 Puskesmas yang ada di kota Manado akan memberikan laporan capaian pendataan keluarga di wilayah pelayanan masing-masing, dan apa kendala yang dihadapi serta solusi yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut.

Berdasarkan hasil evaluasi sementara, sampai tanggal 23 Oktober 2019, jumlah Kepala Keluarga (KK) yang sudah tersentuh pendataan sekaligus pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah sebanyak 28.118 di seluruh wilayah Kota Manado, termasuk di tiga Pulau Manado Tua, Bunaken dan Siladen.

Baca juga:  BPJS Kesehatan Bicara Tentang Rasionalisasi Iuran
“Sebagai perangkat daerah pemerintah kota Manado dalam urusan pelayanan kesehatan, mengajak seluruh jajarannya untuk meningkatkan kinerja dalam pelayanan kesehatan dan pendataan langsung dari rumah ke rumah, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sesuai dengan visi dan misi Walikota Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Bastiaan.

Dr.Ivan menghimbau agar petugas Puskesmas jangan diam tetapi harus ikut turun lapangan untuk melakukan pendataan sehingga target bisa dicapai, saya sendiripun sudah turun di sekitar 10 kelurahan untuk memastikan pendataan berjalan baik dan kendala apa yang dihadapi di lapangan,” ujarnya.

Baca juga:  Operasi Yustisi area Pertokoan, Gugus Tugas C-19 Minsel Jaring Puluhan Pelanggar Prokes
Ditambahkannya, nantinya data dari Dinkes itu akan diintegrasikan dalam aplikasi Panada atau portal analisis data berbasis peta milik pemerintah kota Manado, sehingga memudahkan semua mengakses data.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan, dr. Jimmy Lalita, mengatakan secara di 15 Puskesmas sudah mulai melakukan pendataan sejak awal tahun ini.

“Akan tetapi masih ada saja halangan yang dihadapi, tetapi kami sudah mengingatkan, bahwa hal tersebut penting sebab juga merupakan salah satu point penting dalam pemeriksaan BPK,” katanya.

Turut hadir dalam evaluasi program  tersebut Kadis Kominfo kota Manado Erwin Kountu, Kepala Bapellitbangda Manado Dr. Liny Tambajing serta para Kepala Puskesmas.(**)

Pos terkait