Menu

Mikrolet Gunakan Tape Toa, Polres Minsel Diminta Tindak

  Dibaca : 197 kali
Mikrolet Gunakan Tape Toa, Polres Minsel Diminta Tindak
Mikrolet Gunakan Tape Toa, Polres Minsel Diminta Tindak

indoBRITA, Amurang – Amurang terbanyak kendaraan jalur Amurang-Tumpaan. Rata-rata kendaraan mikrolet mengguanak tape toa. Akibatnya, banyak warga Amurang dan sekitarnya mengaku kecewa dengan paara sopir yang tak punya etika dengan keamanan jalan. Bahkan, tak sedikit warga ‘berteriak’ minta agar Polres Minsel bertindak segera.

Willem Baba Mononimbar meminta pihak Polres Minsel segera bertindak atas kendaraan mikrolet yang menggunakan tape toa. ‘’Pasalnya, sudah menjadi tradisi para sopir untuk mendapat penumpang, khusus siswa mereka memutar tape toa biar ketertarikan para siswa SMA/SMK di Amurang dan Tumpaan . Jadi, kami minta polisi tegas menindak para sopir tersebut,’’kata Mononimbar.

Baca juga:  Dituding Cari Popularitas, Pansus LKPJ Unjuk Gigi

Senada dikatakan Michael Fanny Pangkey, pengusaha muda Minsel ini mengaku kecewa berat dengan kendaraan mikrolet yang memasang tape dengan menggunakan toa. ‘’Oh mau istirahat pun tak bisa kalau mereka lewat dengan  tape toa. Kasihan, masyarakat yang ada dipinggir jalan ataua di pusat kota Amurang. Jadi, sama halnya usulan Willem Baba Mononimbar, segera polisi melakukan sweping atas kendaraan-kendaraan tersebut,’’sebut kandidat bupati/wakil bupati Minsel tahun 2020.

Lain lagi kata Ivan Rumokoy, tak hanya mikrolet saja. Namun, sepeda motor roda dua juga bising dengan knalpot racing. ‘’Bukan hanya mikrolet, tapi juga motor roda dua dengan knalpor racing membuat jantung bergetar keras. Namun, saya yang tinngal di pusat kota sudah menjadi kebiasaan. Akan tetapi, saya minta polisi bertindak segera. Biar semua kendaraan dicabut toanya termasuk knalpot raching diambil segera,’’ucap Rumokoy.

Baca juga:  Tahun 2020 Dibutuhkan Energi Super Ekstra untuk Melaksanakan Anggaran di Desa

Dari pantauan media ini, puluhan mikrolet di Amurang dan Tumpaan menggunakan tape toa. Jadi, usulan warga agar segera pihak polisi bertindak cepat biar warga tak lebih ‘parah’ menanggapinya. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional