Jacko Mohon Warga Kecamatan Tenga Kawal Proyek Irigasi Tongop

  • Whatsapp
Anggota DPRD Minsel Jaclyn Ivana Koloay ketika turun meninjau proyek Irigasi Tongop belum lama ini.
Jacko Mohon Warga Kecamatan Tenga Kawal Proyek Irigasi Tongop

indoBRITA, Tenga – Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan Jaclyn Ivana Koloay, SH mengatakan warga Desa Radey, Molinow, Tenga dan Pakuweru Utara kawal Proyek Irigasi Tongop dengan anggaran Rp 2,166.500.000 berasal dari APBD 2019. Oleh karena itu, proyek yang sementara dikerjakan itu harapannya bisa berjalan dengan  baik.

‘’Ya, proyek Irigasi Tongop dengan  bandrol Rp 2,166 miliar itu harus kita jaga bersama. Untuk perusahaan (kontraktor, red) pesannya jangan  main-main dengan pekerjaannya. Kalau harus dilakukan dengan baik, maka kerjakan juga dengan baik atau sesuai bestek. Ingat, saya yang dipilih warga Tenga dan Sinonsayang akan mengawal proyek-proyek yang masuk di dapilnya. Tak terkecuali dari mana anggarannya, maka saya perintahkan warga bersama-sama mengawasinya,’’jelas Koloay yang juga Ketua Fraksi Primanas.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Polres Minahasa Gelar Sosialisasi Perpu Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Ormas

Menurut politisi Partai Perindo ini menjelaskan, papan proyek terpasang disamping Jembatan Radey, Jalan Trans Sulawesi atau dibawah pohon. Pasalnya, proyek tersebut pengerjaannya adalah saluran irigasi, bangunan pelengkap seperti bendungan dan bangunan terjun. Juga rehabilitasi bendungan meuju Desa Pakuweru Utara.

‘’Sekali lagi, posisi proyek saluran berada di Sungai Tongop mulai dari Desa Radey samping rumah Ecky Rumengan. Sedangkan Desa Tenga dan Molinow masuk kanan dari arah Amurang ke Pakuweru tepatnya masuk jalan tempat pengambilan batu sekitar 1 kilometer dari jalan raya. Sedangkan rehabilitasi bendungan di Pakuweru Utara,’’kata Sekretaris DPC Partai Perindo.

Baca juga:  Anggaran Swadaya, Bupati Tetty Resmikan Kantor Desa Pakuure Satu

Ditambahkan politikus vocal namun baik hati tersebut menjelaskan, kita harus bersatu (warga, red) dalam mengawasai semua proyek. Tapi ingat, apabila perusahaan suka bermain mata dengan  kami, maka kami tak segan-segan melapor ke Polres Minsel atau Kejari Minsel. Sekali lagi diingatkan untuk mengerjakan sesuai bestek. Jangan ada yang neko-neko, yang berakibat pekerjaannya ‘amburadul’ dan tentunya akan masuk kerana hokum juga.

‘’Ingat, tahun 2020 dipastikan aka nada proyek-proyek di dapil Tenga-Sinonsayang. Itu pasti, sebab ada anggota DPRD Minsel lainnya didapil V akan memperjuangkan melalui APBD 2020. Hanya saja, semuanya butuh pengorbanan biar semua aspirasi rakyat berjalan dengan  baik pula,’’tutup Koloay yang keren disapa Jacko. (ape)

Pos terkait