Menu

Terkait APBD Sulut 2020, KAGAMA Manado Sumbang Saran

  Dibaca : 252 kali
Terkait APBD Sulut 2020, KAGAMA Manado Sumbang Saran

indoBRITA, Manado – Pengurus Cabang Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Pengcab KAGAMA) Manado memenuhi undangan dari anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Melky Jakhin Pangemanan dan Fabian Kaloh, dalam acara diskusi terbuka ‘Mempelajari dan Menyisir RAPBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2020’ di Ruang Rapat Komisi IV Kantor DPRD Sulut, Senin (11/11/ 2019).

Melky Pangemanan selaku penggagas ingin melibatkan publik dalam RAPBD Sulut dalam bentuk diskusi.

“Saya ingin publik terlibat dalam mempelajari dan menyisir APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2020. APBD Sulut. Anggaran harus pro rakyat dengan mengedepankan azas manfaat, transparan, efisien, efektif, partisipatif dan memperhatikan skala prioritas kebutuhan masyarakat Bumi Nyiur Melambai,” tukas Pangemanan yang merupakan mantan aktifis mahasiswa Universitas Sam Ratulangi, Manado.

Baca juga:  Komitmen Pemprov Sulut Optimalkan Pencegahan Korupsi

Anggota DPRD Sulut lainnya, Fabian Kaloh, mengapresiasi diskusi semacam ini sebagai sesuatu yang positif.

“Diskusi yang melibatkan publik seperti ini sangat bermanfaat dan positif. Saya pada prinsipnya terbuka terhadap masukan-masukan dari masyarakat. Salah satu yang harus mendapat perhatian adalah Index Pembangunan Manusia harus menjadi perhatian karena selama ini Sulut selalu di atas rata-rata nasional,” terangnya.

Pengcab KAGAMA Manado yang diwakili senior KAGAMA Manado, Lilik Yuliarso dan Pengamat Politik & Pemerintahan Sulut, Taufik M Tumbelaka, berharap APBD Sulut 2020 tidak memotong anggaran dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tertentu.

“Diketahui karena ada alokasi dana cukup besar untuk Pilkada Gubernur 2020 sebesar lebih dari 300 milyar rupiah sehingga terpaksa terjadi pemangkasan anggaran di sejumlah OPD, diharapkan untuk sejumlah OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti Dinas Kesehatan, Pendidikan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Lingkungan Hidup, Kehutanan dan lainnya karena akan berimbas kurang baik dimana sejumlah OPD tidak bisa program kerjanya terjeda dengan pemangkasan. Demikian pula Bapenda yang mendapat tugas ‘mengisi kas’ Pemprov Sulut,” harap Taufik Tumbelaka yang merupakan Ketua Pengcab KAGAMA Manado.

Baca juga:  OD-SK Hebat, Pemprov Sulut Kembali Raih WTP

Diskusi yang berlangsung serius namun santai dihadiri pula oleh perwakilan dari Swara Parampuang dan mantan Kepala Bappeda Pemprop. Sulut. Dr. Lucky Longdong serta perwakilan masyarakat lainnya.(sco/*)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional