Pengungsi Mulai Kembali ke Rumah, Camat Kema: Keadaan Masih Kondusif & Aman

  • Whatsapp

IndoBRITA, Minut-Pasca gempa beruntun yang melanda Sulut, Jumat 15 November 2019, sekitar pukul 00.30 Wita dini hari tadi, khususnya Kabupaten Minut sehingga membuat warga Desa Kema II dan III mengungsi berangsur-angsur normal.

CAMAT Kema Filma Antony bersama Kepala BPBD Minut Jofieta Supit saat memberikan bantuan ke pengungsi.(foto: boys)

Sebagian masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing usai Pemerintah Kecamatan Kema dan Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minut menemui langsung para pengungsi di lokasi.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Peserta Diklat PIM Tingkat II Pemprov Jatim Sambangi Dua Desa di Kecamatan Kema

Kepala BPBD Minut Dra Jofieta Supit bersama dengan Camat Kema Filma Antony SH memberikan arahan, jika sesuai hasil laporan dari BMKG bahwa potensi tsunami sudah berakhir dan dicabut.

“Jadi pemerintah Kecamatan Kema bersama dengan Kadis BPBD memberikan himbauan langsung ke masyarakat yang mengungsi agar segera kembali ke rumah masing-masing, khususnya warga pesisir pantai Desa Kema III sembari berjaga-jaga dan berdoa,” tutur Camat Kema Filma Antony SH saat dikonfirmasi.

Dijelaskan Antony, warga sudah mengungsi sejak awal gempa terjadi dini hari tadi ke wilayah Kauditan dan tempat-tempat tinggi usai ada peringatan berpotensi tsunami dari BMKG.

Baca juga:  Ikuti Workshop Kemenkes RI, Bhabinkamtibmas di Minut Diasah Kemampuan Sebagai Tracer Covid-19

“Pagi harinya mereka sudah kembali ke rumah masing-masing, namun sekitar pukul 09.00 Wita, ada gempa susulan yang lumayan kuat sehingga membuat warga kembali mengungsi. Namun sekali lagi kita sudah menghimbau untuk kembali ke rumah karena keadaan masih kondusif dan aman,” ungkap Antony.

Selain memberikan himbauan, pemerintah Kecamatan Kema juga memberikan bantuan berupa air mineral, mie instant, dan roti. Begitu juga dengan BPBD yang memberikan air mineral, makanan cepat saji.(rus)

Pos terkait