Survei Awal Baik, Kader Golkar Dorong Empat Figur Populis Ini Maju Pilkada Serentak 2020

  • Whatsapp
Christiany Eugenia Paruntu atau CEP dan Syerly Adelyn Sompotan atau SAS (Foto: istimewa)

indoBRITA, Manado-Christiany Eugenia Paruntu atau CEP dan Syerly Adelyn Sompotan atau SAS adalah dua srikandi Golkar yang didorong maju pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. CEP diharapkan ikut pemilihan gubernur (Pilgub) Sulut dan SAS untuk pemilihan wali kota (Pilwako) Tomohon.

“Survei awal menunjukkan popularitas dan tingkat kesukaan masyarakat terhadap keduanya sangat baik. CEP punya kans memenangi Pilgub. Begitu pun SAS di Tomohon. Satu srikandi lainnya adalah Michaela Elsiana Paruntu atau MEP. Di Minsel, MEP juga menempati survei tertinggi,” kata kader Golkar Manado, Meikel Stif Maringka kepada wartawan di Manado, Sabtu (23/11/2019).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Turut Sukseskan Gerakan Sejuta Masker Polda Sulut, PT Indika Foundation Bantu 100.000 Masker Medis

Selain tiga srikandi cantik itu, ada sosok populis lainnya yang juga diharapkan ikut Pilkada tahun depan. Sosok itu adalah Jimmy Rimba Rogi. Survei pun menunjukkan jika pria yang akrab disapa Imba itu sangat disukai masyarakat Manado.

“Survei LSI Imba yang tertinggi untuk Calon Wali Kota Manado. Kami kader Golkar berharap figur-figur yang disukai masyarakat itu yang dimajukan,” ucap Maringka.

Informasi yang diperoleh media ini, CEP akan mendaftar sebagai calon gubernur (Cagub) pekan depan di Golkar dan partai lainnya yang mengundangnya. Sementara SAS, MEP dan Imba sudah mendaftarkan di partai berlambang pohon beringin itu.

Baca juga:  Bupati CEP Berterima Kasih Kepada Pejuang Minsel, Justru Pejuang Mengaku Tidak Diperhatikan?

“Golkar merespon harapan dan keinginan masyarakat dengan mengajukan figur yang mereka inginkan. Suara Golkar memang suara rakyat,” ujar pengurus DPD Golkar Sulut, Noldy Pratatasis.

Sementara sumber media ini di DPP Partai Golkar memberi lampu hijau soal empat nama populis itu. “Golkar mengincar kemenangan, jadi harus memajukan  figur-figur yang disenangi masyarakat,” ucap sumber internal DPP Partai Golkar yang tak ingin namanya dipublish. (egn/adm)

Pos terkait