Menu

FDW – VGMI Berpeluang Dipinang PDIP di Pilkada Minsel 2020

  Dibaca : 575 kali
FDW – VGMI Berpeluang Dipinang PDIP di Pilkada Minsel 2020
FDW – VGMI Berpeluang Dipinang PDIP di Pilkada Minsel 2020

indoBRITA, Amurang – Franky Donny Wongkar (FDW) resmi mendaftar sebagai calon bupati Minahasa Selatan Periode 2020-2025 di DPD PDIP Sulawesi Utara, Jln Soekarno, Desa Kalawat Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu (7/12/2019) lalu. Maka simpatisan dan kader ‘moncong putih’ Minsel berharap FDW-lah satu-satunya calon tunggal. Walau diakuinya, DPD PDIP Sulut tetap menerima calon internal/external serta dari partai lain dan birokrat.

‘’Ya, Sabtu (7/12/2019) lalu terdapat sejumlah kader PDIP di Minsel yang diundang untuk masuk jajaran calon bupati/wakil bupati. Antaranya, Boy Tumiwa, Meify Karuh, Rommy Pondaag dan lainnya. Bahkan, partai lain pun diundang untuk masuk sebagai calon. Yaitu, Verna Gladies Merry Inkiriwang (VGMI) dan Pdt Petra Jani Rembang (GMIM) serta  Asiano  Gamy  Kawatu, SE MSi bersama Dr Ir Ricky Toemanduk (unsure Birokrat),’’kata Ketua DPC PDIP Minsel Stefanus Lumowa, SE.

Dikatakan Lumowa, mereka telah mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon bupati/wakil bupati dari PDIP. Selanjutnya, Selasa (10/12/2019) hari ini adalah batas pemasukan formulir tersebut. Apabila formulir tidak dikembalikan, maka yang terundang diatas tidak bersedia dicalonkan.

Baca juga:  Hamka Kadi: Golkar dan Sulut Beruntung Punya Jerry Sambuaga di DPR RI

‘’Karena memang, nama-nama diatas adalah hasil survey internal. Oleh sebab itu, kami (PDIP Sulut, red) mengundang mereka. Selanjutnya, setelah formulir berada di DPD PDIP Sulut akan ditindaklanjuti dengan tahapan-tahapan lainnya. Dan hasilnya akan dikirim ke DPP untuk ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati Minsel periode 2020-2025,’’sebut Lumowa.

Ditanya soal isu FDW – VGMI bakal ditetapkan sebagai calon tetap, Lumowa mengatakan bahwa hal diatas masih isu. ‘’Tetapi, hal diatas sangat berpeluang. Maksudnya, kalau PDIP berkoalisi dengan PD maka hal tersebut bisa diterima. Menurutnya, sejak 30 anggota DPRD Minsel dilantik 9 September 2019, antara PDIP-PD telah terjalin koalisi AKD. Oleh sebab itu, kita doakan nama FDW-VGMI benar-benar sebagai calon bupati/wakil bupati Minsel,’’sebut wakil ketua DPRD Minsel.

Sementara itu, Ketua DPC PD Minsel Royke Kaloh ikut membenarkan ada kedekatan dengan PDIP.  ‘’Ya, saat ini antara PDIP dan PD telah menjadi koalisi di legislative. Secara implicit Kaloh mengakui tidak menutup kemungkinan koalisi berlanjut sampai di Pilkada 2020. Anda sendiri sudah lihat kerja antara PDIP-PD di legislative. Dengan demikian, semoga hal diatas benar-benar terealisasi,’’kunci Kaloh yang juga Ketua Fraksi PD ini.

Baca juga:  HUT ke-55 Provinsi Sulut, Bupati CEP: Tuhan Memberkati Kepemimpinan ODSK

Kaloh juga menambahkan, antara PDIP-PD setiap hari bertemu di DPRD. Tak hanya bertemu, kami juga membicarakan bersama-sama diruangan Fraksi PDIP dan Fraksi PD terkait pembangunan Minsel kedepan. Juga hal-hal yang bersifat ‘penting’ seperti soal pilkada 2020 mendatang.

‘’Tetapi, kami juga memiliki  keputusan yang dikeluarkan oleh DPP. Apapun keputusan DPP PD akan didukung sepenuhnya. Namun demikian, kami berharap komunikasi diatas tak akan melenceng jauh. Karena memang, kondisi demikian warga sangat berharap ada perubahan di Minsel kedepan. Jadi, kita lihat saja nanti,’’ungkap suami tercinta mantan anggota DPR RI Verna Gladies Merry Inkiriwang (VGMI) dua periode ini. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional