Menu

KEK Pariwisata Likupang Digenjot

  Dibaca : 227 kali
KEK Pariwisata Likupang Digenjot

indoBRITA, Minut – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang ada di Likupang Kabupaten Minahasa Utara (Minut) merupakan salah satu proyek strategis pusat. Oleh karenanya proyek tersebut sementara digenjot sehingga segera selesai.
Sekdaprov Sulut Edwin Silangen didampingi sejumlah pejabat teras Pemprov Sulut melakukan peninjauan sekaligus memimpin rapat on the spot di KEK Likupang, Rabu (11/12/2019).
Dalam rapat tersebut, Sekdaprov Silangen ingin mengetahui kondisi rill di lapangan dalam rangka mewujudkan KEK Pariwisata Likupang yang telah ditetapkan sebagai destinasi wisata super prioritas oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata.
“Rapat ini dilakukan on the spot supaya jangan di balik meja saja. Rapat ini sekaligus untuk koordinasi sehingga kita jadi paham kondisi di lapangan,” kata Silangen.
Ia meminta instansi terkait di Pemprov Sulut untuk bekerja sama dengan pihak lainnya pengembangan KEK Likupang.
“Kepada Dinas PUPR diharapkan dapat segera membuatkan list pertemuan rapat dengan Balai Jalan, Balai Sungai yang ada di Sulut terkait pengembangan KEK Likupang,” ucapnya.
“Sehingga ketika melalui pertemuan yang akan dilakukan nanti dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi untuk mempercepat pembangunan KEK Likupang,” sambung Silangen.
komitmen program pembangunan KEK Likupang pada 3 tahun pertama yaitu pembangunan resort (luxury green resort, komersial (retail), danau, utilitas, hiburan (cultural village) dan jalan.
Pembangunan tahap I seluas 63,7 ha dengan investasi pembangunan kawasan tahap I (BUPP) Rp. 126,5 miliar dan investasi pelaku usaha tahap I Rp. 382,5 miliar.
KEKLikupang diharapkan dapat meningkatkan serapan wisatawan mancanegara di Sulawesi Utara sebesar 162 ribu orang pada tahun 2025. Jumlah ini menyerap sekitar 16% dari target yang ditetapkan oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey yaitu 1 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2025. Selain itu, KEK Likupang diprediksi mampu memberikan kontribusi pada pendapatan devisa, di tahun 2030 sebesar Rp 22,5 triliun.(sco)

Baca juga:  "Nasib" SMPN 1 Airmadidi Ditentukan Usai UNBK
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Visitor Counter

Pengunjung IndoBrita.co

Today : 1289 Orang

Total Minggu ini : 56873 Orang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional