Ujung Tombak Pengawasan Pilkada, Bawaslu Manado Minta Panwascam Jaga Netralitas

33 personil Panwascam Manado bersama pimpinan Bawaslu Manado, legislator Jimmy Gosal dan perwakilan Kodim 1309 Manado (Foto: sptrsulut)

indoBRITA, Manado-Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) merupakan ujung tombak pengawasan pemilihan kepalada daerah (Pilkada) di Manado. Penegasan tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Manado Marwan Kawinda saat melantikan 33 personil Panwascam Manado di Hotel Aryaduta, Senin (30/12/2019).

“Tahapan pemilihan kepala daerah, baik pemilihan wali kota atau Pilwako Manado maupun pemilihan gubernur atau Pilgub Sulut sudah dimulai dan berjalan. Dengan pelantikan,  Bawaslu sudah memiliki  personil  yang bertugas melakukan pengawasan di tingkat kecamatan,” ujar Marwan.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Tes Online Sudah, Hari Ini Calon Panwascam Manado Jalani Sesi Wawancara

Setelah dilantik, 33 Panwascam ini akan mengikuti bimbingan teknis atau Bimtek. Pelaksanaan Bimtek dijadwalkan awal Januari 2020. “Setelah itu mereka menjalani tugas,”ucapnya

Masa tugas Panwascam menurut Ketua Pokja Seleksi Bawaslu Manado Heard Runtuwene selama 10 bulan. Heard mengingatkan 33 Panwascam untuk bekerja dengan baik.

Penandatanganan berita acara (Foto: cakrawala/ist)

“Jangan berafiliasi atau main mata dengan calon kepala daerah dan partai politik. Jaga netralitas dan independensi,” ungkapnya.

Netralitas dan profesionalisme Panwascam dalam pengawasan tahapan dan pelaksanaan Pilkada di Manado juga disampaikan komisioner Bawaslu, Taufik Bilfaqih. “Pedomani aturan dan kode etik. Semua pelanggaran di tingkat Panwascam pasti diproses,” ujar Taufik.

Baca juga:  Minta Dukungan DPRD, Pemkot Manado Pinjam Dana Rp 200 Miliar Digunakan Untuk Ini

Puluhan Panwascam ini menyatakan siap melaksanakan tugas dengan baik. Di kesempatan tersebut salah satu perwakilan Panwascam membacakan fakta integritas sebagai komitmen dalam menjaga integritas selama menjalani tugas pengawasan. (adm)

Pos terkait