Wagub Kandouw: KEK Pariwisata Likupang Berkah bagi Sulut

  • Whatsapp

indoBRITA, Manado – Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 84 Tahun 2019 tentang penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang ada di Likupang Minahasa Utara (Minut) menjadi hadiah awal tahun bagi rakyat Sulawesi Utara (Sulut).
“Rakyat Sulawesi Utara harus bersyukur dengan direstuinya KEK Pariwisata Likupang,” ujar Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw kepada sejumlah media di ruang kerjanya, Kamis (8/1/2020) siang.
Dengan adanya legitimasi hukum yang kuat, pastinya KEK Pariwisata Likupang menjadi daya tarik bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di kawasan tersebut.
“Betul-betul menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, kemakmuran rakyat dan pastinya penanggulangan kemiskinan,” imbuh wagub.
Orang nomor dua di Bumi Nyiur Melambai menambahkan terbitnya PP Nomor 84 Tahun 2019 tentang penetapan KEK Pariwisata Likupang semakin memantapkan roadmap pariwisata yang dibuat Gubernur Olly Dondokambey.
“Legitimasi yang kuat tentang KEK Pariwisata Likupang, tentu saja implikasi ke anggaran. Pemprov boleh berencana tapi kita di Sulut dengan kondisi fiskal sangat terbatas, dengan adanya penetapan KEK ini otomatis kendala pendanaan teratasi,” jelasnya.
Perhatian pusat untuk KEK Pariwisata Likupang ini otomatis berdampak signifikan pada pembangunan di daerah. Saat ini saja sudah triliunan yang digelontarkan untuk infrastruktur KEK Pariwisata Likupang.
“Sudah ada resort, lapangan golf bertaraf internasional, pembangkit listirk tenaga surya siap diresmikan. Berikut ada empat hotel besar dari swasta yang akan dibangun di KEK Pariwisata Likupang, kira-kira 5 triliun. Ini kan luar biasa. Jadi ini betul-betul berkah bagi Sulut,” tukas Wagub Kandouw.(sco)

Baca juga:  Kabur Usai Menikam, Satu Dari Dua Pelaku Ditembak Tim Tarsius Polsek Maesa

Pos terkait