Kota Adipura Tercoreng, Kotoran Peternakan Babi Dibuang di Sungai Danowudu

air terjun Tunan Danowudu yang sangat indah namun sayang bau busuk kotoran babi yang dibuang ke sungai membuat air terjun ini tidak diminati.(foto: Yefta)

indoBRITA, Bitung- Sungai Danowudu yang sumber mata airnya di bagian hulu yang dimanfaatkan oleh PDAM Bitung kini tercemar oleh limbah kotoran peternakan babi dan menimbulkan bau busuk, padahal Kota Bitung sendiri peraih kota Adipura berturut-turut.

Jerry Lumenta, salah satu warga Kelurahan Danowudu yang ditemui, Senin (13/1/2020) mengatakan, dirinya menduga peternakan babi yang terletak di pinggir sungai Danowudu menjadi penyebab timbulnya bau busuk ini.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Besok, Dua TPS di Bitung Gelar PSU

“Memelihara ternak jika hanya satu atau dua ekor tidak menjadi persoalan namun jika sudah dalam bentuk peternakan yang jumlahnya banyak serta kotorannya dibuang ke sungai, Pemerintah sepatutnya turun tangan,” sebut Lumenta.

Parahnya, di Sungai Danowudu sendiri terdapat sebuah air terjun yang sangat cantik namun sayang bau busuk ini sangat menyengat.

Bukan Cuma itu, menurut dia, bau busuk semakin tidak tertahan jika musim panas. “Debit air sungai makin kecil menyebabkan kotoran makin menimbulkan bau menyengat,” tambahnya.

Camat Ranowulu Dolfie Rumampuk yang dikonfirmasi terpisah mengaku akan menindaklanjuti keluhan warga tersebut.

Baca juga:  Ratusan Siswa SMP dan SD Ikut Tarian Kolosal di FPSL 2019

“Segera akan kita koordinasikan dengan Lurah,” singkatnya.

Kadis DLH Bitung Sadat Minabari  mengaku akan menurunkan tim ke lokasi dimaksud untuk menindaklanjuti laporan warga ini.

“Kita akan turun hari ini ke lokasi,” tutupnya.(yet)

 

Pos terkait