310 Mahasiswa KKN UNIMA Diterima Bupati Minsel

  • Whatsapp
310 Mahasiswa KKN UNIMA Diterima Bupati Minsel

indoBRITA, Amurang – Sebanyak 310 mahasiswa KKN Universitas Negeri Manado (Unima), diterima bupati Christiany Eugenia Paruntu melalui Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Frangky Tangkere, SP MSi, Selasa (28/01/2020) dilantai 4 Kantor Bupati Minsel. Mahasiswa KKN Unima didampingi Korwil Minsel Dr Johny Tarore, MSi.

Bupati yang dibacakan Asisten Tangkere menjelaskan, bahwa ke-310 mahasiswa KKN Unima diharapkan akan menjadi bantuan bagi pihak sekolah secara khusus SMP dan SMA/SMK. ‘’Walau diakui jajaran SMA/SMK adalah tanggungjawab Provinsi namun karena berada di wilayah pemerintahan, maka pihaknya berharap para mahasiswa akan menjadi jembatan bagi siswa,’’ujar Tangkere.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Bupati Tetty Bersama Tim Gowes Polda Sulut Lakukan Touring Sepeda Menuju Boroko

Mantan Kepala Dinas Pangan Minsel ini berpesan, agar selama KKN di Minsel berani memberikan yang terbaik bagi masyarakat Minsel. ‘’Harapan mulia adalah membagi ilmu yang didapat dari para dosen untuk adik-adik kalian. Karena memang, adik-adik kalian juga sangat membutuhkan ilmu kalian  semua,’’tegasnya.

Sementara itu, Korwil Minsel Dr Johny Tarore, MSi menjelaskan, jumlah mahasiswa KKN Unima adalah 310. ‘’Masing-masing terbagi KKN Tematik dan KKN Non Tematik. Maksudnya, KKN Tematik turun ke sekolah yang disediakan Pemkab Minsel melalui Dinas Pendidikan serta Kepemudaan dan Olahraga Minsel. Sedangkan KKn Non Tematik  turun ke desa yang disiapkan Dinas PMD,’’jelas Tarore.

Baca juga:  Bupati FDW Berharap Rumuskan Langkah Kongkrit Soal Penataan Batas Kawasan Hutan Minsel

Putra Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang ini menjelaskan lagi, bahwa apa yang disampaikan bupati Tetty Paruntu menjadi harapan saat para mahasiswa ber KKN benar-benar melakukannya. ‘’Berikan ilmu kalian kepada siswa (adik) serta masyarakat di desa. Karena ilmu itu mahal, tapi harus dibagi kepada yang membutuhkan. Harapannya, selama kalian melaksanakan KKN, utamanya adalah bagaimana kalian menjaga keharmonisan dan keamanan dimasing-masing tempat yang disediakan Pemkab Minsel,’’ pungkas Tarore yang juga pejuang Minsel ini. (ape)

Pos terkait