Menu

Kemenparekraf Optimisme Sulut Tetap Menjadi Destinasi Favorit China

  Dibaca : 269 kali
Kemenparekraf Optimisme Sulut Tetap Menjadi Destinasi Favorit China

indoBRITA, Manado – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menggelar Gala Dinner, Rabu (29/1/2020) malam di Pelataran Restoran Jendela Indonesia, Boulevard-Manado.
Ratusan turis China berasal dari 3 provinsi di Kota Shanghai-Changsa- Guangzhou hadir pada kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Daerah Sulawesi Utara ini.
Kepala Dinas Pariwisata Daerah Sulut Henry Kaitjily saat memberikan sambutan mengatakan pelaksanaan gala dinner ini wujud keyakinan Kementerian Pariwisata Ekraf RI, kedepan Provinsi Sulut tetap menjadi destinasi favorit dan pangsa pasar yang menjanjikan bagi Turis China.
“Akan menjadi tujuan destinasi pariwisata yang beragam dan suasana yang kondusif, nyaman dan aman di Sulut merupakan magnet utama bagi turis China dan mancanegara lainnya berkunjung ke Sulut,” tandas sosok familiar dengan awak jurnalis yang juga mantan Kasubdit Fasilitasi Media Luar Negeri/Dalam Negeri pada Direktorat Informasi Media Kementarian Luar Negeri RI.
Senada dengan itu pula, oleh pihak Kementerian Pariwisata dan Ekraf RI, melalui Kabid Area China IV pada Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional 1, Sri Utari Widyastuti, bak gayung bersambut, menyatakan hal yang sama, untuk nantinya peluang dan potensi ini akan tetap dijajaki, dikarenakan wisatawan asal China pada pasar Global sangat tinggi.
Suasana kearaban yang tercipta ini, turut dihadiri segenap Undangan, yang juga turut difasilitasi Management UKM Jendela Indonesia dan Operator Tour n Travel MM Grup, dalam hal ini oleh GM Leonard Parangan, juga diantaranya karyawan Disparda Sulut, para pelaku usaha industri pariwisata di Sulut, perwakilan naskapai penerbangan, asosiasi dan himpunan jasa pariwisata, perwakilan operator Bandara Sam Ratulangi Manado.
Adapun pada jamuan makan malam ini dikemas apik dengan Hospitality cita rasa khas Imlek, yang diselingi suguhan aneka Tarian Kontemporer Lokal, Pertunjukan atraksi Barongsai, sebagai cerminan perpaduan Akulturasi dan Asimilasi Budaya, yang mana Warga Sulawesi Utara, menjadikan tradisi Masyarakat Tionghoa bukan hanya milik semata, tapi bisa diterima semua kalangan dalam semangat keberagaman.

Baca juga:  Festival Bunaken 2020 Siap Dihelat, Berikut Rangkaian Kegiatannya

Adapun ratusan turis China dari 3 kota ini, yang ikut jamun makan malam ini merupakan paket tour terakhir, yang akan menghabiskan masa liburnya di Sulut, dan akan kembali ke negara asalnya pada hari ini.(sco)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional