Menu

Aduh, Oknum Pejabat Pemkot Bitung Dilapor Ke Polda Sulut

  Dibaca : 150 kali
Aduh, Oknum Pejabat Pemkot Bitung Dilapor Ke Polda Sulut

indoBRITA, Bitung- Setelah 2 pejabat utama di jajaran Pemkot Bitung tersandung persoalan hukum, kini seorang oknum pejabat lagi menyusul mendapat laporan Polisi dengan aduan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Oknum pejabat berinisial PK ini dilaporkan oleh dua orang bersaudara asal Amurang Kabupaten Minahasa Selatan masing-masing Eftalita Christie Mononimbar dan Richard Ottay.

 

PK diadukan ke SPKT Polda Sulut tanggal 14 Januari lalu oleh rekanan penyedia barang.

Dalam laporan Polisi tersebut bermula dari komunikasi antara PK dan kedua korban. Oknum pejabat ini menawarkan pekerjaan pengadaan barang dan jasa kepada Eftalita dan Richard, dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bitung.

Tawaran itu tentu saja diterima kedua korban. Selain karena berkecimpung di bidang tersebut, Eftalita dan Richard juga punya hubungan kekerabatan dengan PK. Sayangnya, dua orang rekanan ini justru mengalami kerugian.
Korban sudah melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan uang sendiri, namun hingga detik ini bayaran yang jadi hak mereka tidak diberikan. Alhasil, kerugian materi yang tidak sedikit diderita Eftalita dan Richard. Total keduanya mengalami kerugian sebesar Rp526 juta.

 

Dikonfirmasi wartawan secara terpisah, Richard mengatakan, jika dihitung keseluruhan kerugian yang dialami lebih besar.

Baca juga:  4 Bulan Buron, Tersangka Kasus Pembacokan Dibekuk di Sitaro

“Iya, Rp526 juta. Tapi itu belum termasuk yang lain-lain. Dia (PK,red) pernah beberapa kali meminta uang,” ungkapnya, Selasa (4/2/2020).

 

Richard pun menjelaskan awal dugaan penipuan ini terjadi. PK mengajak mereka untuk membantu pelaksanaan Pagelaran Tulude tahun 2019 lalu.

 

“Kita diminta mengadakan sejumlah barang untuk mendukung kegiatan itu. Tapi setelah kegiatan kita belum langsung dibayar. Dia bilang nanti sekalian saja karena masih ada pekerjaan lain. Dan memang betul, setelah itu kita disuruh membantu Festival Tangkoko hingga FPSL (Festival Pesona Selat Lembeh). Untuk FPSL kami yang disuruh mengadakan perahu hias,” paparnya.

Bahkan, setelah FPSL Richard dan Eflita tetap belum dibayar. Kemudian PK membujuk mereka untuk mengerjakan pekerjaan lain. Ia menyatakan jika pembayaran akan dilakukan setelah pekerjaan dimaksud tuntas.

“Kami percaya karena sudah lama berteman dan keluarga juga saling kenal. Jadi yang terakhir itu kita diminta mengadakan laptop, printer dan ATK (alat tulis kantor,red). Itu untuk keperluan kantor. Tapi katanya bukan cuma di Dinas Pariwisata saja. Ada juga di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Dinas Koperasi dan Dinas Kesehatan. Kenyataannya sampai sekarang kami belum dibayar. Padahal semua yang diminta sudah kami adakan. Ada puluhan laptop dan printer yang kami beli,” sembur Richard.

Baca juga:  Cek Kesiapan, Dandim 1310/Bitung Sambangi KPU

 

Singkat cerita, jadilah persoalan ini berujung ke proses hukum. Kesabaran Richard dan Eflita sudah habis sehingga mereka mengadu ke polisi. Mereka berharap lewat upaya hukum itu akan memperoleh keadilan.

 

“Sempat beberapa kali berkomunikasi tapi tidak ada itikad baik. Malah kami sempat diancam kalau datang ke Bitung,” sesal Richard.

 

Karena kasus ini mulai mencuat Eftalita juga mengatakan, besok  (Rabu) PK mengaku meminta bertemu dengan mereka di Manado untuk membicarakan persoalan ini.

 

“Ini saya juga belum tahu seperti apa pertemuan ini nanti akan saya kabarkan besok,” singkatnya.

PK yang dikonfirmasi terpisah melalui ponselnya oleh wartawan hanya menjawab singkat.

“Iya betul. Tapi hal ini sudah ada pembicaraan dengan mereka,” cetusnya.

 

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abast yang coba dikonfirmasi memberi tanggapan. Dirinya mengaku belum tahu perihal kasus dimaksud.
“Saya cek ke penyidik. Nanti saya informasikan kalau sudah ada jawaban,” tutupnya.(yet)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Visitor Counter

Pengunjung IndoBrita.co

Today : 1289 Orang

Total Minggu ini : 56873 Orang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional