Menu

BOS 2020 Langsung Transfer ke Rekening Sekolah

  Dibaca : 304 kali
BOS 2020 Langsung Transfer ke Rekening Sekolah
BOS 2020 Langsung Transfer ke Rekening Sekolah

indoBRITA, Amurang – Kepala Dinas Pendidikan serta Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Minahasa Selatan DR Fietber S Raco, MSi mengatakan, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2020 penyalurannya diubah. Maksudnya, tidak lagi seperti tahun-tahun sebelumnya.

‘’Ya, dana BOS berasal dari APBN 2020 atau pemerintah pusat itu langsung disalurkan ke rekening kas sekolah. Artinya, birokrasi penyaluran anggaran tersebut diperpendek,’’ujar Raco dalam satu acara yang melibatkan kepala sekolah SD dan SMP se-Minsel belum lama.

Raco menjelaskan lagi, BOS 2020 ini langsung ke rekening kas sekolah. Artinya, pihak sekolah tak lagi mengurus hal-hal penting di instansi terkait. Namun, apabila sekolah tersebut memiliki nomor rekening. Dengan demikian, penyaluran BOS langsung ditransfer.

Baca juga:  Kasus DBD Meningkat 100 Persen, Schouten: Minsel Masuk Kategori KLB

‘’Tahun 2020 ini, BOS akan langsung ditransfer oleh pemerintah pusat ke rekening kas sekolah,’’ungkap Raco yang juga Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Tumpaan Komisi Remaja GMIM.

Seperti diketahui, bahwa hal diatas menindaklanjuti kebijakan baru pemerintah pusat. Raco meminta semua kepala sekolah (Kepsek) baik SD maupun SMP di 17 kecamatan untuk mengikuti regulasi yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.

‘’Sekali lagi, regulasi harus benar-benar dijalankan. Agar pencairan dana BOS dari pemerintah pusat ke rekening kas sekolah tidak mengalami kendala. Sekali lagi, kepsek wajib mengikuti regulasi tersebut,’’tegasnya.

Raco menjelaskan lagi, system pembelanjaan dana BOS tidak lagi tunai. ‘’Pasalnya, aturan sekarang semua pembelanjaan yang menggunakan dana BOS harus melalui transfer bank. Tidak bisa lagi dengan uang tunai,’’sebutnya.

Baca juga:  Bakal Dihadiri Puluhan Ribu Orang, Panitia Pagelaran Adat Tulude Di Bitung Gelar Gladi Kotor

Menurutnya, tempat pembelanjaanpun harus tempat usaha yang memiliki Nomor Peserta Wajib Pajak (NPWP). ‘’Misalnya, belanja fotocopy atau barang ATK, transaksinya harus ditransfer. Dan tempat usaha transaksi harus memiliki NPWP,’’pungkasnya.

Kepala SD Inpres Ranomea Femmy Arikalang, SPd membenarkan apa yang disampaikan kepala dinas Raco. ‘’Artinya, kita tak bisa berbuat lain manakala sudah diatur melalui regulasi tersebut. Namun, disini akan terlihat kepala sekolah jujur dan tidak. Sekali lagi, kita dukung program baru pemerintah pusat melalui Kemendikbud RI agar semuanya berjalan lebih baik lagi,’’pungkas ibu guru yang akrab dengan semua orang. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional