indoBRITA, Manado-Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan insan pers di Sulawesi Utara (Sulut) sepakat mendorong dan menciptakan terwujudnya pemilihan kepala daerah (Pilkada) berkualitas. Demikian intisari dari pelaksanaan coffee morning yang digelar KPU Sulut bersama dengan insan pers di Manado, Rabu (19/2/2020).
“Tingkat partisipasi masyarakat pada Pileg 2019 lalu sangat tinggi, 84 persen. Ini juga berkat peran rekan-rekan media yang aktif mensosialisasikan tahapan Pemilu dan mengajak warga untuk memberikan suaranya,” ujar Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh.
Doktor ilmu politik dari FISIP Unsrat itu yakin Pilkada 2020 di daerah Nyiur Melambai akan berjalan baik karena komitmen dan partisipasi aktif seluruh kalangan, terutama pers. “KPU dan pers Sulut akan mendorong terwujudnya Pilkada berkualitas,” ucapnya.
Komisioner KPU pusat, Ilham Saputra yang menjadi narasumber utama dalam kegiatan itu mengapresiasi peran media di Sulut dalam menyukseskan tahapan Pilkada 2020. Ia pun menjawab semua pertanyaan dengan ramah, termasuk mengenai Pilkada Talaud 2018 dan persyaratan mantan napi koruptor maju Pilkada 2020.
“Mendagri sudah mengeluarkan keputusan yang membenarkan langkah KPU soal Pilkada Talaud lalu. Kami ingin sampaikan KPU sangat teliti dalam pemeriksaan semua dokumen, tak ada yang keliru,” ucapnya.
Sementara soal persyaratan mantan napi, saat ini KPU masih sementara menggodok aturan. “Apakah dihitung lima tahun bebas bersyarat atau murnih, saat ini masih dalam penggodokan,” ungkapnya.
Kegiatan coffee morningyang berlangsung kurang lebih tiga itu dihadiri semua komisioner KPU. Lanny Oeintoe, Yessy Momongan dan Meidy Tinangon juga aktif memberikan pendapatnya. (hng/adm)







