Menu

Luncurkan IPK, Bawaslu Petakan Kerawanan Pilkada dan Maksimalkan Pengawasan

  Dibaca : 44 kali
Luncurkan IPK, Bawaslu Petakan Kerawanan Pilkada dan Maksimalkan Pengawasan
Ketua Bawaslu RI Abhan dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat peluncuran IPK Pilkada 2020 di Jakarta (Foto: dok Bawaslu RI)

indoBRITA, Jakarta– Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Jakarta, Selasa (25/2/2020). Berdasarkan hasil penelitian Bawaslu, rata-rata penyelenggaraan pilkada di kabupaten/kota berada dalam kategori rawan sedang dan penyelenggaraan pilkada provinsi masuk dalam kategori rawan tinggi.

“Karena itu dibutuhkan pencegahan pelanggaran dan pengawasan penyelenggaraan pilkada secara maksimal yang melibatkan semua pemangku kepentingan,” ujar Ketua Bawaslu RI, Abhan.

Pimpinan Bawaslu RI dalam sesi temu pers (Foto: dok Bawaslu RI)

Dimensi-dimensi kerawanan pada tingkat kabupaten/kota memiliki skor rata-rata 51,65 yang masuk dalam kategori rawan sedang. Artinya, kerawanan pilkada di tingkat kabupaten/kota berada pada level 4 yang berarti lebih dari setengah indikator kerawanan berpotensi terjadi. Sedangkan pada pemilihan gubernur, Sembilan provinsi yang menyelenggarakan pemilihan memiliki skor rata-rata skor 73,8 yang masuk dalam kategori tinggi, yang berarti hampir seluruh indikator kerawanan berpotensi terjadi.

Baca juga:  Bawaslu Minsel Warning, Oknum Partisipan Partai di Tenaga Ed Hok

Angka tersebut diambil dari pengukuran atas empat dimensi dan 15 subdimensi yang mencerminkan kerawanan penyelenggaraan pilkada. Empat dimensi yang diukur dalam IKP Pilkada 2020 adalah  dimensi konteksi sosial dan politik dengan subdimensi keamanan lingkungan, otoritas penyelenggara pemilu, otoritas penyelenggara negara, dan relasi kuasa di tingkat lokal.

Kedua adalah dimensi pemilu yang bebas dan adil dengan subdimensi hak pilih, pelaksanaan kampanye, pelaksanaan pemungutan suara, ajudikasi keberatan pemilu, dan pengawasan pemilu.

Ketiga dimensi kontestasi dengan subdimensi hak politik, proses pencalonan, dan kampanye calon. Terakhir adalah dimensi partisipasi dengan subdimensi partisipasi pemilih, partisipasi partai politik, dan partisipasi publik.

Baca juga:  Sengkey: Bupati CEP Bisa Gelar Roling Lagi

“Komisioner Bawaslu di seluruh daerah harus melakukan pengawasan dengan maksimal dan bekerja dengan sebaik mungkin. Mari sukseskan pelaksanaan Pilkada serentak 2020,” ujar Abhan. (*/adm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Visitor Counter

Pengunjung IndoBrita.co

Today : 1289 Orang

Total Minggu ini : 56873 Orang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional