Menuju Akreditasi B, Prodi Farmasi UKIT Genjot Kualitas

Persiapan surveilans akreditasi LAM-PTKes di Prodi Farmasi Fakultas MIPA UKIT (foto:ist)

indoBRITA, Tomohon – Program Studi (Prodi) Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) Yayasan GMIM Ds AZR Wenas dalam rangka meningkatkan mutu kualitas, 25-26 Februari 2020 dilangsungkan Surveilans Akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) melalui Assesmen Lapangan Prof Dr rer nat Hj Marianti Manggau Apt dari Universitas Hassanudin.

Tujuan akreditasi perguruan tinggi untuk memberikan jaminan bahwa perguruan tinggi yang terakreditasi telah memenuhi standar mutu yang di tetapkan oleh LAM-PTKes.

Bacaan Lainnya

Ketua Prodi Farmasi FMIPA UKIT Douglas N Pareta SFarm MFarm, Selasa (25/2) telah menyampaikan capaian-capaian yang dilakukan untuk setiap standar pasca Akreditasi 2018. “Proses surveilans berjalan lancar, kita dapat apresiasi juga oleh assesor untuk setiap capaian. Ini hasil kerjasama semua pihak dalam mempersiapkan segala kebutuhan pelaksanaan surveilans,” tutur Pareta seraya berharap berharap hasil hari tersebut dapat meningkatkan status Akreditasi Prodi S-1 Farmasi menjadi terakreditasi B sehingga kedepan FMIPA UKIT dapat membuka Prodi Profesi Apoteker.

Baca juga:  Pemkot Tomohon Gelar Bimtek Keterbukaan Informasi Publik

Lanjut Pareta, pada tahun 2018 Prodi Farmasi FMIPA UKIT telah diakreditasi oleh LAM-PTKes dan mendapat rekomendasi oleh Tim Assesor. “Evaluasi Tindak lanjut rekomendasi yaitu Surveilans Akreditasi melalui assesmen lapangan,” jelasnya.

Perlu diketahui, Program studi Framasi FMIPA UKIT telah beroperasi kurang lebih 33 Tahun di Sulawesi Utara. “Produk lulusannya sudah berkiprah di bidang pelayanan kesehatan khususnya di bidang kefarmasian di beberapa Provinsi yang ada di wilayah Timur Indonesia seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua dan benerapa provinsi lainnya. Baik di instansi pemerintah maupun swasta. Hal ini berarti Prodi Farmasi FMIPA UKIT punya kontribusi besar terhadap pembangunan bangsa khususnya di bidang kesehatan di Indonesia,” beber Kaprodi Farmasi FMIPA UKIT.

Perjalanan 33 Tahun Prodi Farmasi FMIPA UKIT terus melakukan peningkatan mutu kualitas yang salah satunya Peningkatan Status Akreditasi.

Proses surveilans hari pertama berlangsung sebagai proses koordinasi secara langsung kepada Pimpinan Prodi terkait tindak lanjut dari rekomendasi yang diberikan. Haari kedua yakni kunjungan ke ruangan Pimpinan Fakultas, Program studi, laboratorium dan beberapa ruangan kuliah.

Baca juga:  DPP Minta CEP Lanjut Pimpin Golkar Sulut

Dekan FMIPA UKIT Dr Wilmar Maarisit SIK MSi pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Pimpinan Fakultas selalu berkoordinasi dan evaluasi setiap poin rekomendasi perbaikan hasil visitasi sebelumnya dengan Pimpinan Prodi Farmasi. “Salah satu rekomendasi yaitu peningkatan kerja sama, dan pada bulan November 2019 telah dilakukan Memorendum Of Understanding dengan Waseda University Jepang dalam bidang penelitian dan studi lanjut Dosen Prodi Farmasi,” paparnya.

Sebelumnya, Rektor UKIT Prof Dr Oktovian Berty Sompie MEng kala membuka kegiatan Surveilans Akreditasi Prodi Farmasi FMIPA UKIT menyampaikan terima kasih kepada LAM-PTKes. “Terima kasih telah memberikan perhatian kepada UKIT khususnya untuk Program Studi Farmasi FMIPA UKIT dalam upaya peningkatan mutu akreditasi lewat Surveilans Akreditasi. Tahun ini ada penambahan 2 Fasilitas dua laboratorium dan ruang kuliah Farmasi. Harapan kami hasil assesmen nanti ada peningkatan dari yang sebelumnya,” ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Fakultas, Program Studi, seluruh dosen Farmasi dan perwakilan alumni yang dihadiri oleh Rommy D Watuseke selaku Pengurus Pusat Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) dan juga sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah Sulawesi Utara (DPD PAFI SULUT). (Slf)

Pos terkait