Menu

DPMPTSP Minsel Kebut Perizinan, Paath: Tahun 2019 Naik Signifikan

  Dibaca : 359 kali
DPMPTSP Minsel Kebut Perizinan, Paath: Tahun 2019 Naik Signifikan
DPMPTSP Minsel Kebut Perizinan, Paath: Tahun 2019 Naik Signifikan

indoBRITA, Amurang – Kepala Dinas Penanaman Madal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Minahasa Selatan Ronald Paath menjelaskan, bahwa pengurusan izin di OPD yang dipimpinnya selalu terbuka dan transparan. Bahwa, semua pihak (pemohon, red) tak pernah mendapat masalah sewaktu bermohon. Paath pun mengklarifikasi soal instansinya tidak transparan dalam pelayanan diatas.

Kata Paath, justru selama tahun 2019 terjadi kenaikan signifikan baik pemohon maupun realisasi izin. ‘’Maksudnya, antara tahun 2018 dan 2019 terjadi kenaikan drastis. Oleh sebab itu, pihaknya tetap melakukan pelayanan dengan baik. Diakuinya, bahwa Ombudsmen Sulut tahun 2019 memberi raport merah kepada OPD-nya. Tapi, itu karena instansinya masih banyak kekurangan,’’ujar Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Minsel Ronald Paath, Jumat (28/2/2021).

Lanjut mantan Sekretaris Dinas Pertanian Minsel, memasuki tahun 2020, pihaknya bersama staf akan terus bekerja dengan baik. Bahkan, pihaknya akan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik pula. Ditanya soal kekurangan di OPD ini, Paath menegaskan bahwa yang kurang sudah diusulkan tinggal ditindaklanjuti.

Baca juga:  Lokasi Baru Pasar 54 Amurang Tinggal Tunggu Anggaran

‘’Sementara soal perizinan yang diterbitkan masing-masing Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) berjumlah 148 buah. Tanda Daftar Perusahaan (TDP) sebanyak 160 buah. Fiskal berjumlah 335 buah, trayek 207 buah. Juga SIT-PMB berjumlah 11 buah. SIM-MB berjumlah 46 buah, Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) sebanyak 42 buah, SIPRM hanya 4 buah dan Izin Toko Obat/Apotik berjumlah 9 buah,’’jelasnya.

Ada lagi, Optik hanya 1 buah saja. Tanda Daftar Industri (TDI) nihil, TDG terdapat 4 buah, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebanyak 179 buah. Juga Dispensasi Perkawinan 26 buah, SIPRK terdapat 4 buah, Surat Izin Pungutan Rekreasi dan Hiburan Umum (SIPRHU) hanya 2 buah. Sedangkan IUP nihil/kosong, Izin Lingkungan juga nihil.

Baca juga:  Sejumlah Pohon di Ruas Jalan Kakaskasen Ancam Nyawa Warga

‘’Surat Izin Pemakaian Kekayaan Daerah (SIPKD) terdapat 10 buah, SITO hanya dua buah, IMTA nihil (khusus IMTA diproses melalui Kementerian Tenaga Kerja di Jakarta. BP-KKS satu buah, SPBU tiga buah dan Surat Izin Usaha Perdagangan Perikanan (SIUP – Perik) dan SIPJA kosong. Dengan demikian, DPMPTSP Minsel berhasil merekomendasi permohonan total berjumlah 1194 buah,’’terangnya.

Berkaca dari keberhasilan tahun 2019, maka tahun 2020 dipastikan akan lebih ditingkatkan dari kinerja semua pihak. ‘’Agar supaya, saat Ombudsmen Sulut melakukan uji/percobaan akan terlihat hasilnya. Namun, semoga usulan diatas bisa dilakukan dengan baik. Tentunya, pertama gedung baru yang sementara dibangun akan digunakan pihaknya kedepan,’’tambah Paath yang mantan Camat Amurang Barat. (ape)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional