Peggy Paruntu ‘Berkotek’ Soal SPPD-TKD, Vonnie Panambunan Tak Berdaya

  • Whatsapp

indoBRITA, Minut–‘Nyanyian’ merdu Peggy Paruntu salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Minut yang bertugas di Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang), rupanya membuat Bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP) ‘keok’ alias tak berdaya.

Padahal, VAP oleh ASN tersebut dituding telah menerima atau memangkas hak-hak pegawai yakni pemotongan dana Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) serta Tunjangan Kerja Daera (TKD).

Bacaan Lainnya

Bahkan ASN perempuan asal Minawerot ini, secara terang-terangan mengungkapkan kalau praktek pemotongan SPDD dan TKD sudah berlangsung sejak bertahun-tahun.

“Torang kasiang kalau dapa SPPD hanya untung nama depe doi for stor pa bupati (VAP),” ujar salah satu ASN Pemkab Minut Peggy Paruntu, belum lama ini.

Baca juga:  Panwaslu Likbar Gelar Bimtek Bersama, Saptono: Pengawas Desa Jangan Sampai "Masuk Angin"

Heboh pengakuan Peggy Paruntu, rupanya membuat VAP yang dikenal ‘banyak doi’ tak bisa berbuat apa-apa, bahkan disinyalir pemotongan hak pegawai dilakoni selama ini cenderung benar adanya.

“Sumpah ASN menjaga rahasia negara dan rahasia jabatan. Mar (tapi) bukan rahasia penyimpangan,” ujar salah satu masyarakat Toar Walukow.

Senada disampaikan tokoh pemuda Likupang Donal Rumimpunu, menurutnya pengakuan oknum ASN Minut Peggy Paruntu, kebenarannya bisa saja terjadi dikarenakan tak ada upaya apapun dari pemerintah terutama bupati terhadap ASN bersangkutan, bila dilihat dari sumpah jabatan.

“Bupati harusnya bertindak, karena ini menyangkut nama dan jalannya pemerintahan, apa lagi sudah ada ASN yang nekat bersuara seperti itu,” tandasnya. Jumat (28/2/2020).

Baca juga:  Lagi, Narkoba Polda Sulut Ungkap Kasus Penyalahgunaan Obat Tri X

Sebelumnya, Ketua Golkar Minut Denny Wowiling mendesak agar kasus ini bisa diungkap Aparat Penegak Hukum (APH), serta melakukan investigasi ke semua dinas.
Dewo sapaan akrabya, mengaku sudah mendengar desas-desus ini sejak lama, sehingga perlu ditelusuri kebenarannya.

Secara khusus Denny Wowiling mendukung langka ASN Minut yang mau membongkar praktek setor menyetor SPPD dan mendorong ASN lainnya untuk berani bersuara

“Kalau sayang Minut, seharusnya harus lebih banya seperti PG (Peggy Paruntu), asalkan itu betul terjadi di lingkungan Pemkab Minut, kalau tidak, maka akan jadi fitnah,” ujar Dewo.

Kabag Humas Pemkab Minut Chresto Palandi, ikut membantah pernyataan menghebohkan yang digaungkan Peggy Paruntu, kata dia sudah diklarifikasi.

“Yang bersangkutan telah dipanggil dan membuat pernyataan, bahwa apa yang disampaikannya tak benar,” tandasnya.(rus)

Pos terkait