Menu

Sengkey Suport Minsel Hanya Gelar Pilgub Saja

  Dibaca : 92 kali
Sengkey Suport Minsel Hanya Gelar Pilgub Saja
Sengkey Suport Minsel Hanya Gelar Pilgub Saja

indoBRITA, Amurang – Kordiv Hukum Bawaslu Minsel Franny Sengkey menegaskan, seiringnya Pemkab Minsel belum menghibahkan anggaran Pilkada bupati/wakil bupati tahun 2020. Maka, usulnya Pilkada Minsel dilaksanakan tahun 2024. Jadi, tahun 2020 ini pihak Bawaslu hanya akan melaksanakan tahapan Pilgub saja.

‘’Jadi, sebagai lembaga pengawasan Pilkada tahun 2020, maka Bawaslu Minsel hanya melaksanakan tahapan Pilgub saja. Persoalannya, Pemkab Minsel belum ada etikat baik untuk mencairkan hibah yang sudah dijanjikan kepada Bawaslu. Pasalnya, Bawaslu sudah dan sementara melakukan tahapan Pilkada. Sayangnya, hingga kini pihaknya belum menerima anggarannya,’’kata Sengkey dalam rilisnya yang diterima indoBRITA.co, Selasa (3/3/2020).

Sekali lagi, lebih baik melaksanakan tahapan Pilgub saja dari pada Pilbup/Pilwabup. ‘’Bawaslu tak bisa bekerja kalau tak memiliki anggaran. Disatu sisi, tahapan sudah dan sementara berjalan. Sangat miris lakau Bawaslu tak bisa bekerja tanpa angggaran. Itu karena janji Pemkab Minsel sampai kini belum terealisasi dengan baik,’’tegas Sengkey yang juga wartawan senior ini.

Baca juga:  Cerita Yasonna saat Para Menteri Mendadak Tinggalkan Meja Makan ketika Gempa Guncang Lombok

Ditanya kenapa Pilbup Minsel diundur tahun 2024 saja, Sengkey melihat bahwa Pemkab Minsel tak serius dengan hal diatas. Padahal, tegasnya Pilkada adalah program pemerintah pusat. Hanya saja, Minsel masuk dalam program diatas, maka selayaknya daerah mengganggarkan untuk tahapan Pilkada.

‘’Alasan paling prinsip menurut mahasiswa semester akhir Fakultas Hukum UNPI Manado ini, bahwa sampai saat ini Pemda tidak menyalurkan anggaran Hibah Pilkada kepada KPU dan Bawaslu. Sedangkan anggaran ini adalah motor dan energi didalam memjalankan roda pelaksanaan Pilkada. Dia menjelaskan dalam undang undang Pemda wajib menyediakan anggaran Pilkada. Sehingga bila anggaran ini tak kunjung dicairkan dengan persoalan internal Pemda dan DPRD. Maka dia berpendapat bahwa Pemda Minsel tidak mampu memfasilitasi Pilkada,’’ucapnya.

Baca juga:  Ini Rincian Anggaran dan Realisasi Penanganan Covid-19 Pemprov Sulut

Ditambah lagi, semua bergerak kalu ada anggaran, dan kalau tidak anggaran maka saya nilai Pemda tidak siap menggelar Pilbub. Putra Tompasobaru ini sambil mendukung konsep Pilgub terus dilangsungkan. Menurut dia lagi, pihaknya sementara melakukan langkah langkah penyelamatan Pilbub namun bila masalah anggaran tetap tidak ada, maka konsep rekom penundaan Pilkada yang akan ditempuh dengan segala resiko.

“Bila tidak ada jalan keluar maka konsep penundaan Pilkada yang akan di ambil dan ini juga yang akan dikonsultasikan ke Bawaslu RI DKPP dan Kemendagri, ” ujar Sengkey tegas. (ape)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Visitor Counter

Pengunjung IndoBrita.co

Today : 1289 Orang

Total Minggu ini : 56873 Orang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional