Menu

Kunjungi Talaud, Ini yang Dilakukan Wagub Kandouw

  Dibaca : 412 kali
Kunjungi Talaud, Ini yang Dilakukan Wagub Kandouw

indoBRITA, Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw mengunjungi Kabupaten Kepulauan Talaud, Rabu (4/3/2020). Orang nomor dua di Sulut ini diterima Bupati Talaud Elly Lasut.

Wagub Kandouw dalam kunjungannya di Kabupaten Talaud berkesempatan bertatap muka dengan ASN dan THL sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 226 THL di jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Talaud.

Pada kesempatan tersebut, Wagub  berharap THL yang baru dapat bekerja  yang baik tunjukkan loyalitas, disiplin.

“Ingat, pak gubernur telah memberikan reward pada kalian semua dengan gaji UMP maka tunjukkan prestasi karena pasti ada punishman jika tidak loyal dan ketika kinerja tidak baik,” kata Wagub Kandouw.

Ia menambahkan tugas guru sangat mulia dan lewat guru juga tingkat kemiskinan dapat teratasi. Roadmap Gubernur Olly Dondokambey sejak 2016 adalah peningkatan SDM lewat pendidikan dan hingga 2019 pendidikan di Sulut naik.

Lebih jauh diutarakan wagub, tugas guru sangat mulia dan lewat guru juga tingkat kemiskinan dapat teratasi.

Roadmap gubernur sejak 2016 adalah peningkatan SDM lewat pendidikan dan hingga 2019 pendidikan di Sulut naik,” ungkapnya.

Disela-sela sambutan, Wagub Kandouw mengingatkan untuk lebih berhati-hati dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Karena dalam pemeriksaan BPK, pengelolaan dana BOS masih ada catatan makanya harus terus diperbaiki. Jangan salah kelola karena berimplikasi hukum, makanya jangan main-main,” tegas wagub.

Adapun pada kegiatan ini, dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Tahap 1 Program Keluarga Harapan (PKH) dan Launching Bantuan Sosial Program Sembako di Kabupaten Talaud 2020 bertempat di Ruang Serbaguna Sakinah, Talaud.

Program penerima PKH sebanyak 5.218 dengan total nilai Rp3.888.575.000, program bantuan sembako yaitu Pengembangan dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada keluarga miskin Rp.110.000,-/bulan/KPM dalam bentuk kartu keluarga sejahtera yang dapat ditukar dengan bahan pangan berupa beras dan telur pada tahun 2020. Alokasi bantuan program sembako untuk kabupaten talaud tahun 2020 akan diberikan kepada 7.646 KPM dengan total nilai Rp16.056.600.000. Dan penyerahan bantuan rumah layak huni sejak tahun 2016-2019 sebanyak 51 unit dengan bantuan Rp1.695.750.000.

Dalam sambutannya wagub mengatakan, pemerintah provinsi selalu hadir ditengah-tengah masyarakat. Ini salah satu bukti kepedulian gubernur sulut kepada masyarakat talaud. Memberikan bantuan agar warga talaud bisa hidup layak.

Meski demikian ia berharap agar PKH tahun depan bisa berkurang.

“Saat ini talaud telah memiliki kepala daerah definif maka kemiskinan di talaud akan semakin berkurang. Saya juga senang yang hadir kebanyakan adalah ibu-ibu karena paling pintar mengatur keuangan. Jangan boros dan pergunakan bantuan sebaik mungkin,” terang wagub.

Pada kesempatan itu juga, wagub mengingatkan kepada orang tua untuk terus ajak agar anak-anak sekolah

“Ajak anak-anak sekolah minimal SMA,

saya percaya orang orang talaud tidak pantang menyerah dan ini menjadi modal untuk keluar dari persoalan kemiskinan. Saya yakin talaud punya potensi buktinya di pemerintah provinsi banyak talaud yang mendapat kepercayaan oleh pak gubernur,” pungkasnya.(sco)

Baca juga:  Gotong Royong di Sulut Harus Tetap Dijaga dan Dilestarikan
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional