Mononimbar ‘Tantang’ Polres Minsel Soal Kendaraan Gunakan Knalpot Racing

Mononimbar ‘Tantang’ Polres Minsel Soal Kendaraan Gunakan Knalpot Racing

indoBRITA, Amurang – Amurang sebagai Ibukota Minahasa Selatan ternyata belum aman dari bising kendaraan. Baik roda dua maupun roda empat. Pasalnya, ternyata apa yang dikeluhkan masyarakat soal penggunaan knalpot racing belum ditanggapi Polres Minsel. Melihat hal diatas, Willem Baba Mononimbar sebagai tokoh pejuang Minsel pun angkat suara soal kinerja Polres Minsel.

‘’Ya, soal hal diatas sudah berulang-ulang kali dipertanyakan. Bahkan, saya beberapa kali ‘warning’ Kapolres Minsel AKBP Bangun Widi Septo dan jajarannya untuk bertindak segera atas keluhan diatas. Namun, ternyata hingga saat ini masih banyak kendaraan roda dua (motor, red) yang menggunakan knalpot racing. Tak hanya itu, kendaraan mikrolet juga aktif menggunakan spiker besar,’’tanya Mononimbar.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Kapolda Irjen Pol Nana Sudjana Terima Laporan Kenaikan Pangkat 188 Personel di Satker Polda Sulut

Lanjut Ketua LSM Barisan Muda Teguh Bersinar (BM Tenar) Minsel menantang Polres Minsel untuk bertindak segera atas oknum-oknum (sopir, red) juga pengendara roda empat yang suka membuat onar dengan kendaraan menggunakan spiker aktif tersebut.

‘’Sekali lagi, atas nama masyarakat Amurang mengeluh soal motor yang menggunakan knalpot racing. Juga, kendaraan mikrolet dengan spiker aktif. Tak heran, kalau anak-anak muda (siswa, red) sangat suka naik dengan kendaraan diatas. Tapi, bagi kami yang sudah lanjut usia (lansia, red). Maka, kami pun bertanya-tanya kinerja Polres Minsel,’’ungkap Mononimbar keras.

Baca juga:  Raih Zona Integritas, Polres Minsel kini sandang predikat Wilayah Bebas Korupsi

Senada dikatakan Ecky Rumokoy, tokoh pejuang Minsel asal Kelurahan Uwuran Dua mengaku kecewa dengan kinerja Polres Minsel. ‘’Saya setiap hari minum kopi di Kios Topas, setiap hari wajib kumpul dengan pejuang Minsel disini. Herannya, banyak petugas (polisi, red) juga nongkrong disini. Tapi, mereka tak mau melakukan ‘sweping’ atas kendaraan menggunakan knalpot racing dan mikrolet menggunakan spiker aktif. Heran ya,’’tegas Rumokoy mempertanyakan. (ape)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *