Menu

Kasus SPPD Bisa Ganjal SK VAP, Peggy Paruntu Mendadak Bungkam

  Dibaca : 1183 kali
Kasus SPPD Bisa Ganjal SK VAP, Peggy Paruntu Mendadak Bungkam
DIduga akibat mencuatnya dugaan setotan SPPD, SK Nasdem untuk Bupati Minut belum jua turun.(foto: ist)

indoBRITA, Minut—Pengakuan blak-blakan ASN Bappelitbang Minut Peggy Paruntu, soal setoran dana Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) kepada Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan (VAP), memasuki babak baru.

Diduga kuat, akibat pengakuan tersebut, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh, belum memberikan Surat Keputusan (SK) kepada Vonnie Panambunan untuk bertarung di Pilgub Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2020.

Kabarnya, SK tersebut seharusnya sudah dikantongi pada Selasa (2/3/2020) lalu, namun sampai sekarang belum juga diterima Vonnie Panambunan.

Baca juga:  Bupati Vonnie Panambunan Bangga Minut Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak

“Dia (VAP) masih menunggu SK dari DPP. Masalah SPPD memang cukup mengganggu,” ujar sumber internal Nasdem Sulut.

Lalu bagaimana nasib Peggy Paruntu?. Pascapengakuannya diberitakan, Peggy Paruntu yang awalnya berani berkoar-koar, justru kini diam. Kabarnya, Paruntu telah dipanggil untuk mengkonfirmasi pernyataannya. Peggy Paruntu pun mendadak bungkam, diduga ditekan penguasa.

Kabag Humas Minut Chresto Palandi juga membenarkan bahwa Paruntu sudah membuat pernyataan, yang isinya membantah pernyataan sebelumnya soal setoran SPPD. “Sudah diconfirm bahwa yang bersangkutan tidak pernah mengeluarkan statement seperti itu,” ujar Palandi beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Wajah Baru Kantor Bupati Minut, Panambunan: Gedung Ini Kiranya Menjadi Berkat

Publik menduga, Peggy Paruntu telah mendapat tekanan dari internal Pemkab Minut. Apalagi secara terang-terangan Paruntu ikut menyeret sejumlah nama oknum pejabat seperti Kepala Bappelitbang Arnolus Wolayan dan Asisten II Pemkab Minut Allan Mingkid yang diakui sebagai om alias pamannya.

“Minimal itu rolling ke wilayah kepulauan di Likupang. Biasanya disebut lokasi pembuangan bagi ASN Minut,” ujar Donald Rumimpunu, aktifis asal Likupang.(rus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional