Ungkap Empat Kasus Narkoba, Polres Bitung Amankan Dua Paket Sabu dan Ribuan Pil Koplo

  • Whatsapp
press rilis pengungkapan kasus penyalahgunaan Narkoba oleh Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo di Mapolres Bitung.(foto : Ardan)

indoBRITA, Bitung- Satuan Reserse Narkoba Polres Bitung berhasil mengungkap empat kasus penyalahgunaan Narkoba selang bulan Januari hingga Februari 2020.

Hal ini diungkapkan Kapolres Bitung AKBP F X Winardi Prabowo SIK didampingi Kasat Narkoba Polres Bitung, AKP Jemmy CH Lewu ketika menggelar konferensi pers di ruangan pertemuan Polres Bitung, Senin (16/3/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut mantan Kapolres Minsel ini, pengungkapan kasus penyalahgunaan Narkoba ini dilakukan pada Jumat (10/1/2020) yang lalu, dimana, tim Laba-laba Satresnarkoba Polres Bitung berhasil membekuk dua tersangka masing-masing SS alias Sit (35) warga Kelurahan Manembo-nembo Kecamatan Matuari dan MK alias Mak (23) warga Kelurahan Madidir Ure Kecamatan Madidir yang diduga sebagai pengedar serta pengguna Narkoba jenis sabu.

Baca juga:  Lagi, Dua Pelaku Judi Togel di Girian Bitung, Diamankan Polisi

Kedua tersangka ini diamankan di Perumahan Metha II Kelurahan Manembo-nembo Atas, dan dari tangan keduanya berhasil diamankan dua paket sabu dengan berat 0.05 gram, satu buah potongan sedotan, satu alat hisap atau bong serta 3 buah korek api.

Kasus kedua, lanjut Winardi, Sabtu (15/2/2020), dengan tersangka HY alias Hana (16), remaja perempuan warga Wangurer Utara yang dari tangannya polisi berhasil mengamankan empat jarum suntik, enam MG Suboxon dan Empat butir Aprazolam.

Kasus ketiga polisi berhasil meringkus RA alias Rico (26) warga Bitung Barat Satu pada Minggu(23/2/2020) dengan Barang bukti yang diamankan 1.336 butir pil koplo, hp samsung, buku tabungan BRI serta uang sejumlah Rp. 300.000.

Baca juga:  Kapolres Minahasa Irup HUT Bhayangkara ke-71

Untuk kasus ke empat, Sat Res Narkoba menangkap JH alias Juan (19) warga Madidir Unet pada Senin (24/2/2020) dengan barang bukti 2.000 butir pil  koplo.

Para pelaku menurut Kapolres, dijerat dengan pasal berbeda-beda sesuai dengan jenis Narkoba, mulai dari Undang-undang Nomor 35/2009 pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2) tentang Narkotika dengan ancaman pidana seumur hidup untuk peredaran/jual belikan barang Narkotika jenis sabu diatas lima gram.

“Ada yang dijerat dengan Undang-undang Nomor 36/2009 tentang kesehatan pasal 196 dan pasal 197 barang siapa dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan ijin edar diancam dengan pidana sepuluh tahun atau denda sebesar Rp1 miliar,” tutupnya.(yet)

 

 

Pos terkait