Tetap Tenang, Bupati CEP Keluarkan SE Dengan 10 Poin

Tetap Tenang, Bupati CEP Keluarkan SE Dengan 10 Poin

indoBRITA, Amurang – Mengantisipasi penyebaran Coronavirus desease atau Covid-19. Maka, Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan 10 poin dan warga Minsel wajib menjalankannya.

Bupati Christiany Eugenia Paruntu menjelaskan, bahwa dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Maka, warga Minsel jangan ada yang melakukan penimbunan bahan pokok. ‘’Jadi, sekali lagi dari 10 poin diatas, salah satunya warga diminta beraktifitas dalam rumah. Belajar siswa, maupun bekerja serta beribadah sebagai tindak lanjut  SE diatas. Juga, warga diminta tidak melakukan penimbunan bahan pokok,’’kata bupati Tetty.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Kapolda Sulut Pimpin Pelantikan Karo Rena, Sertijab Dirpolairud dan Dua Kapolres Jajaran

kata orang nomor satu di Minsel jangan manfaatkan liburan untuk beraktifitas diluar rumah. Seperti, membawa anak ke mall dan jalan-jalan. Hal diatas, adalah rentan terkena virus corona. Sekali lagi, dianjurkan agar jangan beraktifitas diluar rumah.

Lanjut dalam SE diatas, Ketua DPD I PG Sulut menekankan seluruh aktifitas yang melibatkan banyak orang tidak diperbolehkan. ‘’Seperti pertemuan banyak orang. Keagamaan dan resepsionis keluarga, pasar malam. Begitu pula dengan olahraga bersama-sama. Pokoknya, anjuran bupati agar kita hindari bersama biar tak terjangkit virus tersebut,’’jelas bupati dua periode 2010-2015 dan 2016-2021

Baca juga:  Berkunjung di Kemenpar, Bupati CEP Perkenalkan Wisata Minsel

Harapan bupati CEP, kita tenang dan beraktifitas saja dirumah. Namun, kita selalu menjaga kebersihan bersama-sama. Intinya, kegiatan kita adalah guna menjaga tidak terjangkit penyakit mematikan tersebut.

‘’Tentunya, kesadaran masyarakat sangat penting. Maka dari itu, kita patuhi apapun yang sudah ditetapkan diatas. Mari kita hindari demi anak dan cucu kita. Karena memang, virus Corona sangat menakutkan. Terpenting lagi, jangan menimbun makanan pokok. Kalau kita ‘terpaksa’ melakukan, pasti ada sanksi hukum,’’ucap bupati yang sangat social dan memperhatikan warga lanjut usia (Lansia) ini,’’pungkasnya. (ape)

Pos terkait