Memutus Rantai Penyebaran Covid-19, Pemkot Tomohon Batasi Aktifitas Pasar Beriman Wilken

  • Whatsapp
Pasar Wilken Tomohon (foto:ist)

indoBRITA, Tomohon – Ditengah masa tanggap darurat virus corona atau Covid 19 di Provinsi Sulawesi Utara yang diberlakukan sejak 26 Maret 2020, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon mempersingkat aktivitas jual beli di Pasar Rakyat Beriman Wilken Tomohon.

‘Terhitung mulai hari ini, 31 Maret 2020, operasional Pasar Rakyat Beriman Wilken Tomohon dibatasi hanya sampai Pukul 13.Wita atau jam 1 siang,” kata Wali Kota Jimmy Eman, Selasa (31/3/2020) pagi tadi.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Persiapkan Pengembangan SDM, Walikota Tomohon Dipuji Kemendagri RI

Pembatasan aktivitas jual beli di pasar yang dikenal sebagai Pasar Ekstrim ini, merupakan salahsatu langkah Pemkot Tomohon mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Pembatasan tersebut, menurut Jimmy Eman Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (SE Mendagri) Republik Indonesia Nomor 440/2436/SJ, Maklumat Kapolri dan Arahan Wali Kota Tomohon.

Untuk itu, Wali Kota Jimmy Eman mengingatkan, setelah jam operasional berakhir, pasar harus ditutup.

Ia pun mengharapkan kepada seluruh pedagang, pelaku pasar, penjual, pembeli dan pengunjung agar segera meninggalkan area pasar kembali kerumah masing-masing karena segera disusul dengan penyemprotan disinfektan.

Baca juga:  Cuaca Extrim Terus Menghantui Tomohon, Ini Imbauan BPBD

“Sebelum dan sesudah melakukan aktivitas agar mencuci tangan pakai sabun di tempat yang sudah disiapkan, memakai masker dan sarung tangan sesuai standar dan himbauan pemerintah, menjaga jarak satu dengan yang lainnya, minimal 1 meter,” imbuhnya.

Wali Kota juga mengingatkan keepada pedagang atau pelaku pasar supaya wajib menjaga kebersihan dagangan dan area sekitar serta melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan disinfektan secara mandiri ditempat dagangan atau lapak masing-masing. (Slf)

Pos terkait