Menu

MFP Minta Kaji Kembali Soal Pemberlakuan Jadwal Operasional Pasar 54 Amurang

  Dibaca : 299 kali
MFP Minta Kaji Kembali Soal Pemberlakuan Jadwal Operasional Pasar 54 Amurang
MFP Minta Kaji Kembali Soal Pemberlakuakan Jadwal Operasional Pasar 54 Amurang

indoBRITA, Amurang – Pasar 54 Amurang dalam rangka memutus mata rantai Virus Corona atau Pandemi Covid 19 yang melanda dunia dan Indonesia serta Sulawesi Utara. Maka, PD Cita Waya Esa Minsel menjadwalkan operasional Pasar 54 Amurang hanya dua kali dalam seminggu. Akibatnya, terjadi pro kontra dengan kebijakan PD CWE Minsel tersebut.

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Minahasa Selatan Michael Fanny Pangkey angkat suara soal jadwal operasional Pasar 54 Amurang. ‘’Awalnya, sebelum dikeluarkan jadwal pengoperasian pasar di Minsel rata-rata masyarakat ada yang pagi, siang dan sore hari datang berbelanja. Bahkan, khusus ASN/PNS justru datang berbelanja sore lepas pulang kantor. Tetapi, setelah penjadwalan dilaksanakan justru terjadi tidak karuan,’’tanya Pangkey.

Kata Pangkey, apapun kebijakan PD CWE Minsel bukannya membantu mencari solusi masyarakat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19, tapi justru membuat lebih banyak penyebaran virus corona. Maka dari itu, PSI Minsel mempertanyakan kebijakan diatas.

Baca juga:  Viral video Perkelahian Anak Sekolah, Polres Minsel Periksa Sejumlah Siswi SMP Tumpaan dan Amurang

‘’Saya bingung dengan penegasan PD CWE Minsel, apakah ini untuk bersama-sama mencegah virus corona di Minsel. Ataukah justru menambah kasus baru karena diperkirakan ribuan orang masuk dan keluar di pasar apabila dijadwalkan pengoperasian,’’tegasnya.

Ditambahkannya lagi, Pasar 54 Amurang adalah sentra pasar-pasar sebagai ibukota Minsel. Dengan demikian, tolong direksi PD CWE Minsel untuk menarik kembali SK yang keluar dan ditetapkan bersama-sama diatas. Karena memang, cara diatas bukannya memberikan solusi yang baik bagi kelangsungan kesehatan masyarakat.

‘’Yang sangat disayangkan, anjuran pemerintah yaitu sosial distancing dan physical distancing atau jaga jarak dan memutus mata rantai covid 19 tidak berjalan. Mestinya, sudah jelas ini tanggungjawab kita semua untuk mencari solusi yang baik. Dan juga, sebagaimana perintah Presiden RI Joko Widodo diharapkan tidak terjadi hal-hal tak diinginkan hanya karena tidak ada jarak,’’sebut owner ko.pisinggah Amurang ini.

Baca juga:  Erupsi Gunung Soputan, Raco Sebut Kepsek Liburkan Siswa

Pangkey juga menegaskan, bahwa apapun SK jadwal yang keluar harus dikaji kembali. Sebagaimana yang terjadi pengoperasian pasar 54 Amurang Senin (30/3/2019). Bukan main sesaknya masyarakat dalam pasar. Tidak biasanya terjadi demikian. ‘’Hari besar seperti pengucapan syukur saja tidak sebanyak diatas. Jadi, tolong ditindaklanjuti dan direspon oleh pimpinan PD CWE Minsel biar kita sehat semua,’’ucapnya. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional