Menu

Objek Wisata I AM Amurang Jadi Ajang Jual para Pedagang

  Dibaca : 228 kali
Objek Wisata I AM Amurang Jadi Ajang Jual para Pedagang
Objek Wisata I AM Amurang Jadi Ajang Jual para Pedagang

indoBRITA, Amurang – Camat Amurang Rommy Rumagit, Kamis (2/4/2020) bersama PD Cita Waya Esa Minsel dan Sat Pol PP Minsel melakukan pendekatan pada pedagang yang berjualan di lokasi Objek Wisata I AM Amurang di Kelurahan Uwuran Satu. Pasalnya, setelah PD CWE Minsel mengeluarkan SK pengoperasian pasar-pasar di Minsel. Bahwa, khusus Pasar 54 Amurang mulai minggu berjalan ini diberlakukan setiap Senin dan Jumat. Akibatnya, para pedagang mengaku rugi setelah pembatasan tersebut dan lokasi I AM Amurang jadi ajang para pedagang untuk berjualan.

‘’Ya, kita tahu bersama, bahwa situasi saat ini, karena cinta pemerintah terhadap masyarakat. Maka, pemerintah melakukan berbagai kajian soal pembatasan operasional pasar. Akan tetapi, melihat berbagai pro dan kontra, maka pemerintah melalui PD CWE Minsel pun mengkaji soal penerapan diatas dan tentunya akan ada hasilnya. Oleh sebab itu, harapannya agar pedagang tidak jadikan objek wisata I Am Amurang sebagai sarana jual para pedagang,’’kata Camat Amurang Rommy Rumagit.

Baca juga:  Pasca Aksi Teror di Polrestabes Medan, Polres Minsel Perketat Penjagaan Markas Komando

Kata Rumagit, ada kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah dalam rangka kita menghadapi penyebaran virus corona atau Covid 19. Kta bersyukur, dan selalu berdoa bahwa Tuhan dan menyertai kita semua di Minsel. Tetapi juga dalam pergumulan doa kita, bahwa bangsa dan negara kita sementara melakukan pengobatan atas korban-korban Virus Corona.

‘’Banyak korban di daerah-daerah lain. Sehingga torang di Minsel ini harus mendukung bagaimana biar virus ini tak sampai disini. Oleh karena itu, ada berbagai kebijakan pemerintah telah diambil. Jadi torang jangan pandang enteng dengan penegasan soal lokasi ini tidak dijadikan tempat berjualan. Karena kita tahu bersama, bahwa pemerintah itu adalah wakil Allah. Sehingga, kebijakan apa yang ditetapkan pemerintah, selaku Camat Amurang tolong perhatikan hal diatas,’’jelas Rumagit lagi.

Rumagit menekankan juga, apa yang telah menjadi keputusan pemerintah dalam hal ini Pasar 54 Amurang. Khusus Pasar 54 Amurang minggu berjalan ini hanya Senin dan Jumat jadwal beroperasi. Bukan setiap hari kerja. Tetapi juga, pemerintah mengkaji, misalnya ujicoba hari pertama perkembangannya seperti apa?

Baca juga:  Ratusan Lilin Warnai Acara ‘Doa Bersama Indonesia Damai’ di Boulevard Amurang

‘’Sehingga ada kebijakan-kebijakan baru yang tentunya dilakukan oleh pemerintah. Jadi, tolong selaku masyarakat/pedagang torang mo mancari tapi patuh pada aturan. Supaya, kita semua sehat-sehat dan aman dari Virus Corona. Nah, oleh karena itu, pada kesempatan ini atas nama Bupati Minsel bersama Sat Pol PP Minsel dan turun kelokasi ini untuk melakukan pendekatan soal lokasi objek wisata I Am Amurang yang kini dijadikan tempat berjualan para pedagang ikan dan barito,’’tegasnya.

Kedatangan kami, adalah perpanjangan kita semua. Demi pengamanan kita semua juga. Dimana, peraturan-peraturan dan kebijikan pemerintah daerah harus kita laksanakan. ‘’Demikian juga, Camat Amurang dan staf adalah perpanjangan tangan pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah bijak agar tak ada masalah dikemudian hari. Demikian juga di Kelurahan, jadi saya imbau hari ini terakhir berjualan di lokasi objek wisata I Am Amurang,’’ ungkapnya keras. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional