Menu

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Bitung Ambil Langkah Strategis

  Dibaca : 81 kali
Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Bitung Ambil Langkah Strategis
Pembagian beras, mie instan dan ikan kaleng bagi pekerja informal yang terdampak kebijakan penanggulangan pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilakukan oleh Walikota Bitung Max Lomban.(foto : Ist)

indoBRITA, Bitung—Kota Bitung telah ditetapkan siaga darurat bencana virus covid-19. Untuk melakukan pencegahan penyebaran virus covid-19 (corona virus disease) berbagai upaya sudah dilakukan Pemerintah Kota Bitung bekerja sama dengan Forkompimda, Dinas dan Instansi terkait.

 

Berbagai edaran sudah di keluarkan Pemerintah Kota Bitung, berdasarkan edaran dari pusat. Sekolah diliburkan, ASN Eselon lll, lV dan THL juga diliburkan, melakukan penyemprotan disinfektan secara massal dan terus dilakukan. Pasar tradisional dibuka hanya sampai jam 15:00 dan langsung disemprot disinfektan.

Sejak 3 April, Pemkot membatasi warga datang ke Kota Bitung dengan mentutup 3 akses masuk lewat darat dari jam 22:00 sampai jam 04:00 Wita.

 

Mulai 8 April 2020, Wali kota Bitung bersama Forkompimda mengambil keputusan menutup penuh tiga jalur masuk ke Kota Bitung, yaitu jalan Karondoran, Pinasungkulan dan Tanjung Merah.

Sehingga semua yang akan masuk ke Kota Bitung hanya bisa lewat jalan Sagerat dan akan dilakukan pemeriksaan kesehatan sesuai protokol 1×24 jam.

Baca juga:  Polres Minut dan Jajaranya Gelar Bazaar Murah

 

 

 

Semua mobil dan motor pun harus di semprot dengan disinfektan, untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

 

 

 

Bantuan untuk pekerja informal yang sangat terdampak akibat pencegahan penyebaran virus corona, juga terus di lakukan. Sampai saat ini 16.530 kepela keluarga (KK) sudah dalam proses pembagian bantuan tahap pertama dari Pemkot Bitung berupa 10 kg beras, 10 ikan kaleng dan 1 dus Mie instan.

Juga, bagi warga pekerja informal belum terdata, sementara di data untuk pembagian tahap berikut.

 

Pembatasan di Pelabuhan penumpang Bitung juga telah dilakukan Pemkot. Walaupun Wali Kota Bitung sudah meminta kementerian perhubungan untuk sementara waktu ditutup, tapi kewenangan penuh menutup Pelabuhan adalah Pemerintah Pusat.

 

Saat ini Pemkot Bitung hanya bisa melakukan pembatasan penumpang, yaitu semua penumpang datang dan keluar lewat Pelabuhan Bitung harus menggunakan masker, juga penumpang transit dianjurkan tidak turun dari kapal.

Baca juga:  Lomban Hadiri Milad ke-13 Isra Mi'raj 1440 H BKMT Kota Bitung

 

Kota Bitung sampai hari ini 9 April 2020, belum ada terkonfirmasi positif covid-19, bahkan 6 orang sudah dinyatakan kategori Pasien dalam pengawasan (PDP), tekah sembuh.

 

Pemkot Bitung juga telah mengangkat 63 tenaga medis menjadi garis terdepan melawan corona.

 

PMI kota Bitung turut aktif dalam melakukan pencegahan, lewat penyemprotan disinfektan membantu tenaga medis.

 

Begitu juga dengan TP PKK , ikut menunjang program Pemerintah Kota Bitung dengan membuat alat pelindung diri (APK) sendiri.

 

 

 

Wali Kota Bitung Maxilian Jonas Lomban SE MSi selalu meminta kepada seluruh warga Kota Bitung untuk tetap menjaga kesehatan, rajin cuci tangan, jaga jarak dan selalu berdoa, meminta kepada Tuhan untuk melindungi kota Bitung dari virus covid-19.(yet/Adv)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional