Menu

Gugus Tugas Sulut Evaluasi Kendala Penanganan Positif Covid-19 yang Meninggal

  Dibaca : 180 kali
Gugus Tugas Sulut Evaluasi Kendala Penanganan Positif Covid-19 yang Meninggal

indoBRITA, Manado – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulawesi Utara (Sulut) mengadakan rapat di Ruang Posko Gugus Tugas, Jumat, (17/4/2020). Rapat dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 8 Tahun 2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran (OPP) Covid-19 yang ditandatangi 14 April 2020 itu dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sulut Edison Humiang.

Hadir dalam rapat tersebut diantaranya Karo Ops Polda Sulut, As Ops Kodam XIII/Merdeka, Kapolresta Manado, Kasi Ops Korem 131 Santiago dan beberapa Pejabat Pemprov Sulut diantaranya Kadis Sosial, Kasatpol PP, Kaban BPBD, Karo Hukum serta jajaran Dinkes dan Dishub.

Dari rapat tersebut, ada enam poin penting yang dibahas. Mulai dari penguatan sinergitas antara bidang tugas dalam gugus tugas provinsi sampai evaluasi kendala yang timbul dalam penanganan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ataupun terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal.

Pertama, sinergitas antar bidang tugas pada gugus tugas Covid-19 Sulut harus diperkuat agar dapat berfungsi secara optimal dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Kedua, sebagai pusat Informasi penanganan Covid-19 di Sulut, perlu adanya keakuratan informasi dari RSUP/RS dan pihak berkompeten lainnya untuk menjelaskan status pasien yang meninggal dunia baik Orang Dalam Pemantauan (ODP), PDP, dan terkonfirmasi positif agar keluarga dapat memahami status pasien.

Ketiga, sosialisasi tentang fungsi dan manfaat rumah singgah harus melibatkan pemerintah kabupaten dan kota

Keempat, untuk mendapatkan persepsi yang sama dalam menyikapi penanganan Covid-19, perlu dilakukan pertemuan melalui video teleconference antara gugus tugas provinsi dan kabupaten/kota.

Kelima, Pergub Sulut Nomor 8 tahun 2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 harus disosialisasikan kepada seluruh masyarakat Sulut.

Keenam, Penambahan dan pendistribusian Alat Pelindung Diri (APD) bagi aparat TNI dan Polri untuk menunjang tugas aparat di lapangan.(sco)

Baca juga:  Polres Minsel Undang Pelaku Usaha Rumah Makan dan Café Bahas Pendisiplinan Prokes
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional