Gubernur Olly dan Istri Ajak Masyarakat Tanam Jahe, Ini Manfaatnya

indoBRITA, Manado – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey didampingi sang istri tercinta Ketua TP PKK Sulut Rita Tamuntuan menanam Jahe di sekitar kediamannya di Desa Kolongan, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (29/4/2020). Mereka mengajak masyarakat untuk menanam tanaman herbal itu karena manfaatnya banyak, terlebih mengatasi berbagai masalah kesehatan dan memperkuat sistem imun sebagai kunci untuk mencegah Corona.

Menanam Jahe memiliki banyak kelebihan, yakni tanaman jahe dapat juga ditanam di lokasi dan media tanam yang tidak memiliki lahan luas, artinya bisa ditanam di pekarangan rumah.

Perawatannya pun bisa dibilang tidaklah sulit serta tanaman ini banyak dibutuhkan oleh pasar sebagai salah satu bahan penting untuk dikonsumsi masyarakat.

“Mari menanam Jahe. Disamping sebagai bahan rempah-rempah juga sebagai bahan obat yang bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit,” ajak Olly kepada seluruh masyarakat Sulut lewat medsos facebooknya.

Mau tahu istimewanya Jahe bagi tubuh ternyata Jage memiliki potensi untuk mengobati sejumlah penyakit termasuk gangguan degeneratif (radang sendi dan rematik).

Tak hanya itu saja, Jahe juga bisa mengatasi masalah pencernaan (sembelit dan maag), gangguan kardiovaskular (aterosklerosis dan hipertensi), muntah, serta diabetes mellitus.

Memperkuat Sistem Imun

Mau sistem imun tetap prima? Mudah kok, konsumsi saja Jahe secara rutin. Jahe banyak mengandung vitamin C dan magnesium. Kandungan ini membuatnya membantu tubuh untuk memperkuat sistem imun. Selain kedua zat tersebut, jahe juga memiliki kandungan gingerols, shogaols, dan zingerones yang dapat berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh.

Menangkal Infeksi Bakteri dan Virus

Khasiat Jahe juga bisa membantu tubuh untuk menangkal infeksi bakteri dan virus tertentu. Kok bisa? Kandungan gingerol dalam jahe dipercaya bisa menghambat infeksi bakteri. seperti shigela, E.coli, dan lain-lain.

Baca juga:  Diserahkan Agus Fatoni, 22 Ahli Waris Terima Santunan Perkasa

Tak hanya itu saja, manfaat minum Jahe juga bisa meningkatan sistem imun tubuh, sehingga dapat mencegah kerusakan DNA dan stres. Bahkan, manfaat minum jahe secar rutin juga bisa membantu mengatasi pilek dan flu.

Antipenuaan dan Kanker

Jahe bersifat anti-inflamasi dan anti-oksidatif yang bisa mengendalikan proses penuaan. Manfaat jahe lainnya, tanaman herbal ini juga memiliki potensi antimikroba yang dapat membantu dalam mengobati penyakit menular. Bahkan, manfaat jahe disebut-sebut dapat mencegah berbagai kanker.

Akan tetapi, ada satu hal yang mesti digarisbawahi. Menurut jurnal di atas, meski potensi antikanker jahe telah terdokumentasi dengan baik, manfaat jahe terhadap kanker masih membutuhkan penelitian lebih lanjut sebelum mengklaim kemanjurannya.

Meredakan Nyeri Haid

Rutin mengonsumsi air jahe bisa membatu mengurangi nyeri yang terjadi saat menstruasi. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa jahe yang dikonsumsi dapat meredakan nyeri menstruasi pada wanita. Bahkan, khasiat dari jahe disebut tak berbeda jauh dengan obat ibuprofen dan asam mefenamat.

Untuk mendapatkan manfaat jahe untuk meredakan nyeri, cobalah untuk mengonsumsi air jahe setidaknya empat gelas. Minum cairan tersebut selama dua hari masa awal menstruasi. Efek jahe pada perut disebut mampu memberi efek menenangkan dari nyeri.

Menurunkan Glukosa Darah sampai Kolesterol

Menurut jurnal dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health – mengenai khasiat jahe, rutin mengonsumsi jahe juga bisa menurunkan glukosa darah secara signifikan. Tak cuma itu, konsumsi jahe secara rutin juga bisa menurunkan kolesterol LDL (lemak jahat), trigserida, sekaligus meningkatkan HLD (lemak baik).

Baca juga:  Gubernur Olly Ajak Masyarakat Doakan Para Pemimpin di Sulut

Meredakan Sakit Otot

Manfaat minum jahe secara rutin juga bisa membantu kita untuk meredakan sakit otot. Menurut studi dari University of Georgia, Amerika Serikat, jahe memiliki efek antiperadangan yang juga berkhasiat mengurangi sakit otot.

Dalam penelitian itu, para ahli melakukan riset terhadap 74 orang untuk melakukan beberapa jenis latihan. Subjek penelitian tersebut dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang diberi suplemen jahe dan kelompok yang hanya diberi pil mengandung gula.

Hasilnya? Ternyata, rasa sakit nyeri otot setelah pascaolahraga pada kelompok pertama, lebih ringan 25 persen ketimbang kelompok kedua.

Meredakan Morning Sickness

Menurut studi dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, jahe bermanfaat untuk meredakan gejala morning sickness pada awal kehamilan. Ekstrak akar jahe telah digunakan lebih dari dua ribu tahun untuk mengatasi gejala gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, sembelit, perut kembung, dan bersendawa.

Hal yang perlu ditegaskan, cobalah tanyakan pada dokter sebelum memutuskan untuk rutin mengonsumsi jahe. Sebab, ada beberapa orang yang sebaiknya menghindari konsumsi jahe secara rutin.

Misalnya, ibu hamil dan menyusui, pengidap penyakit jantung, diabetes, dan orang-orang yang memiliki gangguan pembekuan darah. Dengan kata lain, jahe termasuk tanaman herbal, tetapi tetap ada efek samping yang bisa ditimbulkan. Contohnya, rasa tidak nyaman pada perut, diare, dan nyeri pada ulu hati.(sco)

Pos terkait