Menu

Gubernur Sulut Balas Surat Walikota Bitung, Nyatakan Tolak Kedatangan Kapal Penumpang Sesudah KM Portlink

  Dibaca : 826 kali
Gubernur Sulut Balas Surat Walikota Bitung, Nyatakan Tolak Kedatangan Kapal Penumpang Sesudah KM Portlink
Surat balasan Gubernur Sulut kepada walikota Bitung.(ist)

indoBRITA, Bitung- Setelah terjadi pergunjingan, akhirnya Gubernur Sulut Olly Dondokambey selaku ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid -19 Sulut membalas surat koordinasi dari Walikota Bitung selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Bitung melalui surat nomor 552/20.2593/ sekr tentang pemberitahuan yang diterima Pemkot Bitung, Kamis (230/4/2020).

Dalam surat resmi tersebut dijelaskan, Memperhatikan surat Walikota Bitung Nomor: 080/163/WK tanggal27 April 2020 dan Nomor 080/166/WK tanggal 29 April 2020
perihal pemberitahuan, disampaikan hal-hal sebagal berikut:

1. Pemerintah Provinsl Sulawesi Utara tidak pernah menyetujul kedatangan kapal penyebrangan KMP. PORTLINK VII dari kota Termate dengan mengangkut penumpang namun oleh karena kapal dimaksud telah
diberangkatkan dari pelabuhan penyebrangan Termate menuju pelabuhan penyebrangan Bitung, maka sebagi upaya pencegahan penyebaran COVID-19, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah melakukan penanganan terhadap 106 penumpang sesuai SOP CovID-19;

Baca juga:  Panitia In Memoriam Frangky Kowaas Gelar Rafting Bersama

2. Selaku Ketua Gugus Tugas CoVID-19 Provinsi Sulawesi Utara melarang kedatangan takap kedua dan kiranya Pemerintah Kota Bitung dapat
menlndaklanjutinya sesual dengan ketentuan dan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.
Demiklan disampalkan, atasnya diucapkan terima kasih.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bitung Richie Tinangon yang dikonfirmasi, membenarkan diterima pada tanggal 30 April 2020.

“Dishub yang terima dan ditujukan ke pak walikota selaku ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Bitung,” singkatnya.

Audy Amir, salah satu warga Bitung yang dimintai tanggapannya mengatakan, dengan keluarnya surat balasan Gubernur ini, maka tudingan Walikota Bitung mengambil kebijakan sepihak adalah keliru.

Baca juga:  Wagub Ikut Bahas Isu Penyelesaian Hibah DOB di Jakarta

“Yang bilang pak walikota keliru dan lain-lain itu mungkin saja adalah orang yang belum mengerti atau belum paham benar aturan yang berlaku,” cetus Amir

Parahnya, lanjut dia, ada pejabat Pemprov yang tidak mengerti benar surat koordinasi yang dikirimkan oleh Walikota Bitung kepada Gubernur lantas tiba-tiba mengeluarkan statemen yang meresahkan.(yet)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Visitor Counter

Pengunjung IndoBrita.co

Today : 1289 Orang

Total Minggu ini : 56873 Orang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional