Di Sulut Baru Manado yang Usul PSBB, Ini Respons Gubernur Olly

Gubernur Sulut Olly Dondokambey diwawancarai, Senin (18/5/2020) di Lobi Kantor Gubernur Sulut.

indoBRITA, Manado – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) hingga kini tak melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Gubernur Olly Dondokambey mengatakan dari 15 kabupaten/kota di Sulut, hanyalah Kota Manado yang mengusulkan PSBB.

Bacaan Lainnya

Ditegaskan gubernur, usulan PSBB Kota Manado harus disertai dengan upaya pencegahan Covid-19.

“Saya minta ke walikota jangan hanya mengusulkan, langkah-langkah PSBB harus siap,” kata Gubernur Olly di Lobi Kantor Gubernur Sulut, Senin (18/5/2020).

Baca juga:  Pilkada Minahasa, Olly: Kemenangan R3D Sudah di Depan Mata

Sebab menurut gubernur, dengan menerapkan PSBB maka yang harus diperhatikan adalah konsekuensi hukum dan ekonomi.

“Jangan hanya sekedar PSBB, apa yang harus kita lakukan. Konsekuensinya apa. Percuma ada PSBB terus tidak dijalankan dengan baik oleh masyarakat. Iya kan,” tutur orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini.

Diketahui, usulan Kota Manado terapkan PSBB dikarenakan ibukota Provinsi Sulut itu mendominasi kasus Covid-19 di Sulawesi Utara. Tercatat, 70 kasus positif dari total se Sulut ada sebanyak 116 orang positif. Daerah kedua terbanyak adalah Kota Tomohon 10 orang.

Baca juga:  Perayaan Natal 2021 & Tahun Baru 2022 dan Pengukuhan Dewan Pengurus Kerukunan Kawanua Minahasa Selatan

Selanjutnya, Kota Kotamobagu 9 orang, Minahasa 8 orang, Minahasa Utara 7 orang, Bitung 5 orang, Bolaang Mongondow Utara 2 orang serta masing-masing 1 orang positif adalah Bolaang Mongondow Timur, Talaud dan Minahasa Selatan.

Untuk daerah lain yang belum ada kasus positif yakni Sitaro, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow dan Bolaang Mongondow Selatan.(sco)

Pos terkait