Menu

Heboh Bill Gates Ditangkap karena Uji Coba Vaksin, Ini Faktanya

  Dibaca : 25 kali
Heboh Bill Gates Ditangkap karena Uji Coba Vaksin, Ini Faktanya
Bill Gates (Foto: istimewa)

indoBRITA, Manado – Kabar miring menghampiri Bill Gates. Pria yang tak pernah bergeser dari tiga besar orang terkaya dunia itu diberitakan ditahan di India.

Penahanan ini terkait uji coba vaksin kepada anak-anak secara ilegal. Selain itu, Bill Gates juga sempat dikabarkan ditangkap FBI karena tuduhan terorisme biologis. Bahkan warganet sempat dihebohkan dengan beredarnya foto Gates tengah diborgol di media sosial.

Namun berita yang beredar itu ternyata hoaks. Gates Foundation seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (23/5/2020) mengonfirmasi tidak ada gugatan terhadap pendiri Microsoft ini ataupun yayasan miliknya.

Memang Bil Gates pernah mendanai uji coba vaksin secara legal di India. Tapi uji coba itu sudah dihentikan karena memicu kontroversi.

Baca juga:  Harga Kopra Belum Stabil, Bupati CEP Berharap Petani Tanam Rica

Untuk diketahui, Bill Gates melalui yayasannya pernah menggelontorkan dana untuk penelitian vaksin Human Papilloma Virus (HPV) yang dilakukan oleh organisasi nirlaba AS, Program for Appropriate Technology in Health (PATH).

Ketika itu, media lokal India mengangkat kasus kematian tujuh gadis yang terlibar dalam penelitian virus. Namun, nama Bill Gates dan yayasannya bersih setelah komite independen yang dibentuk Pemerintah India mengumumkan hasil investigasnya. Bahwa kematian mereka tidak terkait dengan uji coba vaksin.

Selanjutnya mengenai foto Bill Gates diborgol, ternyata hasil editan dari foto asli penangkapan sosok lain yakni Vincent Asaro pada tahun 2014. Dia dituduh melakukan pencurian di sebuah termila di Lufthansa di Bandara John F Kennedy (JFK) New York. Jadi bisa disimpulkan kalau foto yang beredar di media sosial itu juga hoax.

Baca juga:  Wagub Paparkan Kesiapan Sulut Tuan Rumah Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental

Bill Gates belakangan memang kerap dikaitkan dengan pandemic coronavirus disease 2019 atau covid-19. Bisa dimengerti karena ia sudah memprediksi itu akan muncul sejak tahun 2018.

Karena itu ia membantu dunia menemukan obat penawar vaksin.  “Dunia perlu memproduksi dan mendistribusikan setidaknya 7 miliar dosis vaksin atau mungkin 14 miliar, jika itu adalah vaksin multidosis,” ujarnya seperti dilansir dari Business Insider.

Wabah virus menurut dia  merupakan ancaman ketiga terbesar di dunia. Dua ancaman lainnya adalah perang nuklir dan perubahan iklim. “Dunia harus menseriusi wabah ini sebagaimana  kita mengantisipasi perang,” ucap Bill Gates. (hng/adm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional