Menu

Tak Kunjung Selesai, Bupati Dengar Aspirasi Penambang Bowone

  Dibaca : 176 kali
Tak Kunjung Selesai, Bupati Dengar Aspirasi Penambang Bowone

IndoBRITA, Sangihe – Permasalahan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sangihe yang tak kunjung selesai, sejumlah penambang Bowone sampaikan aspirasinya kepada Bupati dan unsur Forkopimda di lokasi tambang Kampung Bowone Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, Kamis (28/5/20).

Pasalnya para penambang tradisional mengeluhkan tindakan tegas pihak polres Sangihe yang selama ini hanya penambang tradisional yang tak diperboleh menambang, sedangkan aktifitas enam unit exavator berjalan lancar tanpa ada tindakan yang berarti.

Salah satu penambang Melky Hontong menyatakan didalam pandemi corona saat ini situasi ekonomi masyarakat sangat sulit,apalagi ketika lokasi PETI sudah ditutup dan ada beberapa penambang yang sekarang ini masih ditahan.

“Jika memang ingin menegakkan hukum jangan pilih kasih, kami butuh makan dan kami harus bekerja. Jika exavator diizinkan tanpa ditindak,izinkanlah kami kembali bekerja di lahan kami sendiri,”ungkapnya.

Baca juga:  APBD Dibebani Pembayaran Tenaga Honor, Pemkab Sangihe Terancam Tidak Bisa Terima CPNS

Ditempat yang sama Bupati Jabes Gaghana merasa terharu dengan beberapa aspirasi yang disampaikan masyarakatnya. Namun diketahui bersama bahwa sebagai pemerintah tidak punya wewenang dalam memberikan atau menghentikan kegiatan pertambangan.

“Sebagai Bupati, saya tak bisa melarang dan menyuruh kalian semua dalam mencari nafkah dengan menambang,semua diatur oleh undang-undang. Pemerintah selalu ada bersama rakyatnya dan tak pernah mengeluarkan izin kepada pemilik exavator,”ucapnya. 

Disebutkannya solusi yang terbaik akan diselesaikan ketika aspirasi yang telah disampaikan.

“Kehadiran kami disini membuktikan kami selalu siap dan ada jika dibutuhkan masyarakat, jangan lagi percaya dengan opini yang menyesatkan dan merugikan masyarakat dalam soal penambangan. Bila perlu penjelasan temui pemerintah dan pak Kapolres supaya tak ada tindakan pidana terjadi di lokasi tambang,”jelas Bupati.

Baca juga:  Gaghana Ingatkan ASN Sangihe Jangan Coba-coba Korupsi

Sementara itu Kapolres Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo SIK menegaskan, pihaknya akan menindak tegas siapapun pelaku penambangan yang tak mengantongi izin, apalagi yang menggunakan exavator.

“Sampai saat ini tak selembar surat izinpun dikantongi penambang, termasuk pemilik exavator ini. Jadi kami akan tindak tegas supaya masyarakat tak lagi resah dengan aktifitas tambang ilegal ini,” tegasnya. Dilanjutkan sengan meninjau lokasi PETI dan mempoliceline 6 unit exavator dan barang bukti pertambangan lainnya.(nty)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional