Menu

Dicanangkan Tahun Wisata, Rumondor Pertanyakan Proyek Gazebo Dispar Minsel

  Dibaca : 96 kali
Dicanangkan Tahun Wisata, Rumondor Pertanyakan Proyek Gazebo Dispar Minsel
Dicanangkan Tahun Wisata, Rumondor Pertanyakan Proyek Gazebo Dispar Minsel

indoBRITA, Amurang – Tahun 2019 Pemkab Minsel mencanangkan sebagai tahun pariwisata. Tidak heran bila miliaran rupiah digelontorkan untuk mengangkat kepariwisataan yang rencananya dijadikan sebagai motor ekonomi baru Minsel. Tapi, sayangnya banyak anggaran justru terkesan menghamburkan anggaran.

Satu diantaranya, disinyalir rawan korupsi yakni proyek pembangunan gazebo dengan nilai Rp600 juta di tiga desa, Talaitad Utara (Kec. Sulta), Lelema (Kec. Tumpaan) dan Poopo Kec. Ranoyapo.

“Ya, sejak dibangun tahun 2019 di tiga desa saya sudah menduga ada ketidakberesan pada pembangunan gazebo yang katanya untuk menunjang lokasi wisata. Pertama gazebo tersebut hanya berukuran 4×6 dengan bentuk bisa dikatakan sangat sederhana. Bangunan hanya berupa lantai dan kemudian ada regel dari kayu ditambah atap berbahan seng. Kalau melihat bangunannya, biaya yang diperlukan tidak sampai setengah dari anggaran,” tutur anggota DPRD Minsel Andries Rumondor yang juga anggota Pansus LKPJ Bupati.

Baca juga:  Hari Bhayangkara ke-73, Prabowo dan Ibu Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Amurang

Lanjut dikatakannya pembangunan gazebo juga dibangun bukan di lokasi wisata. Sehingga selain kemahalan juga terjadi pemborosan lantaran tidak memenuhi azas manfaat. Tidak heran bila sekarang gazebo terlantar dan tinggal menunggu waktu untuk rusak. Makanya patut diduga terjadi ketidak beresan mulai dari perencanaan sampai realisasi.

“Gazebo di Talaitad Utara dibangun jauh dari lokasi wisata yakni air terjun Tunan. Sehingga memang hasilnya jauh dari harapan menunjang pariwisata. Jadi pertanyaannya untuk apa gazebo dibangun? Apakah hanya agar ada proyek ataukah benar menunjang pariwisata? Kalau menunjang pariwisata bisa saya katakan gagal total. Belum lagi dari segi anggarannya,”tandas wakil ketua Fraksi Demokrat ini.

Baca juga:  Laksanakan Ops Binakusuma, Polres Minsel Sambangi Pusat Keramaian dan Berikan Pesan Kamtibmas

Pihak Dinas Pariwisata melalui Kadisnya Frengky Toar mengatakan anggaran gazebo di Talaitad Utara sudah termasuk pembuatan jalan setapak sepanjang 700 meter. “Jadi anggarannya bukan hanya untuk gazebo. Soal lokasi dicek lagi, tapi setahu kami sudah ada jalan menuju lokasu wisata,” terangnya.

Namun keterangan Dinas Pariwisata mendapat bantahan dari Rumondor. Menurutnya jalan yang ke gazebo sudah ada dibangun pada proyek pembangunan embung.

“Informasi yang kami terima memang pernah ada excavator mini masuk lokasi, tapi hanya ambil dokumentasi saja bukannya bekerja. Kami dari Pansus akan turun lapangan memeriksa proyek-proyek di Pariwisata. Bukan hanya soal gazebo, tapi juga yang lain termasuk pengadaan baju-baju peserta Toar-Lumimuut,” tegas Rumondor. (ape)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional