Soal Anggaran tak Transparan, Iroth: Media Profesional Beritakan Sesuai Data dan Fakta

Koordinator Satgas Publikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara Christian Iroth.

indoBRITA, Manado – Koordinator Satgas Publikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara Christian Iroth membantah berita yang dimuat salah satu media cetak lokal, edisi Jumat (3/7/2020) yang menyebut anggaran media Covid-19 tak transparan.

Christian yang juga Kabag Perencanaan dan Kepegawaian Sekretariat Daerah pada Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Sulut menyayangkan berita yang dimuat media tersebut tanpa konfirmasi lewat dirinya sehingga terkesan ingin menjatuhkan kredibilitas satgas publikasi percepatan penanganan Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Media yang profesional adalah media yang memberikan pemberitaan sesuai data dan fakta. Kalo nda bagitu berarti itu media abal-abal. Teknis pengelolaan anggaran publikasi ada di Biro Adpim dan arahan narasumber baik Kaban BPBD dan Karo Pemerintahan jelas, namun sampai berita itu diterbitkan, saya tidak pernah diminta keterangan dan penjelasan oleh wartawan,” kata Christian di Manado, Jumat (3/7/2020).

Baca juga:  Petani Manfaatkan Kelapa di Tengah Pandemi Covid-19

Christian menuturkan bahwa seluruh anggaran publikasi Covid-19 telah hearing di DPRD Sulut, beberapa waktu lalu sebagai bukti adanya transparansi dalam pengelolaan anggaran media.

“Anggaran publikasi telah dihearing oleh Anggota Dewan Provinsi Sulut dan dalam pelaksanaan anggaran mendapat pendampingan dari inspektorat,” ungkap Christian sambil menunjukkan daftar perincian anggaran media Covid-19.

Diketahui, klarifikasi ini bermula dari berita salah satu media cetak lokal yang menerbitkan berita dengan judul Saling ‘Lempar Bola’, Anggaran Covid-19 di BPBD Tak Transparan.

Dalam berita yang ditayangkan pada Jumat, 3 Juli 2020 menyatakan bahwa alokasi anggaran Covid-19 yang ditangani Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terkesan tidak transparan dan anggarannya dipindahtangankan ke beberapa instansi mulai dari Biro Pemerintahan dan Otda hingga Biro Administrasi Pimpinan.

Baca juga:  Nangoy: RSUD Amurang Butuh Tenaga Perawat Baru

Meskipun terang-terangan menyebut Biro Administrasi Pimpinan, wartawan yang menulis berita tersebut tidak pernah mengkonfirmasi langsung kepada Christian selaku Kabag Perencanaan dan Kepegawaian Sekretariat Daerah pada Biro Adpim Setdaprov Sulut yang juga salah satu Koordinator Satgas Publikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulut.(sco/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *