Menu

Siswa Baru TA 2020/2021 SMKN 1 Amurang, KBM Gunakan Tiga Versi

  Dibaca : 79 kali
Siswa Baru TA 2020/2021 SMKN 1 Amurang, KBM Gunakan Tiga Versi
Siswa Baru TA 2020/2021 SMKN 1 Amurang, KBM Gunakan Tiga Versi

indoBRITA, Amurang – Sebanyak 377 siswa hasil Penerimaan Peserta Dididik Baru (PPDB) Tahun Ajaran (TA) 2020/2021 SMKN 1 Amurang atau semester ganjil, kegiatan belajar mengajar (KBM) menggunakan tiga versi. Antaranya, dengan daring, luring dan kombinasi.

Kepala SMK N 1 Amurang Telly Ticoalu, MPd dihubungi melalui Wakil Kepala Kurikulum Alfrets Ondang, SPd dan Wakil Kesiswaan Drs Ben Aring menjelaskan bahwa untuk KBM siswa baru hasil PPDB tahun ajaran 2020/2021 serta siswa pada umumnya tetap akan berjalan sesuai protokol kesehatan. ‘’Hanya saja, untuk semester ganjil ini, KBM-nya menggunakan tiga versi. Yaitu, pertama versi daring seperti pembelajaran melalui internet. Diakuinya, bahwa masih banyak siswa belum menggunakan atau bahkan tidak memiliki handphone dan sejenisnya,’’kata Ondang dan Aring.

Baca juga:  Pujian ke Polri, Praktisi Hukum asal Minsel Apresiasi Kapolri Jenderal Pol. Drs  Idham Azis

Ditambahkan keduanya, versi kedua yaitu luring. Artinya, luar jaringan tetap memulai dengan modul dan materi pembelajaran kepada siswa. Dan versi ketiga, yaitu kombinasi. Maksud versi kombinasi diantaranya gabungan antara  daring dan luring.

Baik Ondang dan Aring menjelaskan lagi, sesuai panduan penyelenggaraan pembelajaran TA 2020/2021 terdapat keputusan empat kementerian. Antaranya, keputusan Kemendikbud, Kemenag, Kemenkes dan Mendagri. ‘’Dimana, pandemi covid-19 masih tetap belajar dari rumah. Pasalnya, pemerintah tau mau terjadi cluster sekolah. Bahkan, karena Minsel belum diperbolehkan melaksanakan KBM di sekolah. Dipaham lagi, Minsel masih zona merah,’’kata keduanya.

Baca juga:  Rembang Lantik Pdt Raymond JM Andhy Ketua BPMJ Galilea Kilometer Tiga

Sementara itu, Aring menambahkan bahwa sesuai rencana SMKN 1 Amurang menerima 480 siswa baru  TA 2020/2021. Hanya saja, hingga batas pendaftaran melalui online, para orang tua dan siswa hasil lengkapnya hanya 377 siswa. ‘’Dengan demikian, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Daerah Sulut soal penambahan. Bahwa, kami masih menunggu persetujuan dari pemerintah provinsi soal penambahan siswa. Apabila disetujui, maka panitia akan menerima ketambahan siswa baru tersebut,’’ucap Aring lagi. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional