Menu

MDB-HJP Pasangan Pertama yang Dapat Tiket Partai di Pilwako Manado 2020

  Dibaca : 316 kali
MDB-HJP Pasangan Pertama yang Dapat Tiket Partai di Pilwako Manado 2020
Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY didampingi E.E Mangindaan dan Noortje Van Bone menyerahkan SK ke pasangan MDB-HJP (Foto: DPC Demokrat Manado)

indoBRITA, Manado-Pasangan Mor Dominus Bastian (MDB) dan Hanny Jost Pajouw (HJP) menerima mandat dari dua partai, Demokrat dan PAN untuk maju pada pemilihan wali kota (Pilwako) Manado 2020. DPP Demokrat dan DPP PAN sudah menyerahkan surat keputusan (SK) kepada keduanya untuk ikut pesta demokrasti terakbar di ibukota Provinsi Sulut tersebut.

Elektabilitas dan tingkat kesukaan masyarakat yang tinggi menjadi pertimbangan Demokrat dan PAN mengusung keduanya. “Pak Mor kader terbaik Partai Demokrat. Survei dan elektabilitasnya tinggi. Seluruh kader dan pengurus Demokrat di Manado wajib mendukung Pak Mor bersama pasangannya Pak Hanny. Harapan kami keduanya bisa membawa harapan rakyat dan memajukan Manado,” ujar Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menyerahkan SK kepada pasangan MDB-HJP, Selasa (22/7/2020).

Setali tiga uang, PAN memberi mandat karena melihat popularitas MDB-HJP yang sangat tinggi. “PAN menselaraskan dukungan itu dengan tingkat kepercayaan warga Manado. Keputusan DPP PAN akan diamankan seluruh kader partai di Manado,” kata Ketua DPC  PAN Manado, Boby ‘Boda’ Daud.

Baca juga:  Pansus DPRD Manado Gelar Pembahasan Ranperda Pemekaran dan Penggabungan Wilayah Kelurahan

Dengan demikian, MDB-HJP adalah pasangan pertama yang memastikan tiket partai menuju Pilwako Manado 2020. Seperti diketahui Demokrat memiliki 6 kursi dan PAN 4 kursi. Jumlah 10 kursi ini sudah lebih dari cukup  bagi pasangan MDB-HJP. Sesuai UU, dukungan bagi minimal untuk satu kontestan adalah 20 persen dari jumlah kursi di legislatif. Untuk Manado, cukup delapan kursi yang dibutuhkan untuk mengusung satu pasangan.

Sejauh ini baru MDB-HJP yang mengantongi tiket partai. PDIP dengan 10 kursi juga bisa mengusung sendiri. Namun, partai pemenang Pileg 2019 itu belum mengumumkan secara resmi, apalagi mengeluarkan SK untuk calon yang akan diusung. Nama Andre Angouw (AA) dan Richard Sualang santer disebut akan mendapat mandat dari DPP PDIP.

Pasangan lain yang juga disebut-sebut adalah Prof Juyleta Paula Amelia Runtuwene (JPAR) dan Harley Ai Mangindaan (HBM). JPAR-AI dikabarkan memperoleh dukungan dari Perindo, PSI, Hanura, Gerindra dan Nasdem. Hanya saja, partai-partai ini juga masih diincar kandidat lain.

Nasdem misalnya, selain JPAR juga ada figur lain yaitu Viktor Mailangkay, Telly Tjanggulung dan Rio Permana Mandagi. Figur-figur ini juga masih dalam radar pemantauan Gerindra, termasuk MDB-HJP dan Imba Rogi.

Baca juga:  Timsus Jatanras Ditreskrimum Polda Sulut Berhasil Tangkap Empat Pelaku Curas

Selanjutnya ada Golkar yang sudah memastikan dukungan buat Imba. Dengan keluarnya SK PAN untuk MDB-HJP, Golkar mengincar PKS yang memiliki dua kursi dan Hanura satu kursi. Bahkan Golkar juga berharap bisa bersama Nasdem. Golkar yang punya lima kursi memang butuh tiga kursi lagi untuk bisa mengusung calon.

“Kalau Pak Imba mengambil Jackson Kumaat sebagai calon wakil wali kota, Hanura pasti akan bersama Golkar. Imba-Jacko pasangan yang menjanjikan dan bisa memenangi Pilwako,” kata salah satu pengurus DPD Hanura Sulut  yang tak ingin namanya dipublish.

Munculnya sejumlah figur potensial ini menurut Ketua DPC Demokrat Manado, Noortje Van Bone (NVB) menjadikan Pilwako Manado menjadi ketat. Namun begitu, Wakil Ketua DPRD Manado ini optimistis pasangan yang diusung partainya, MDB-HJP bisa menjadi pemenang.

“Survei dan tingkat kesukaan masyarakat terhadap MDB-HJP sangat tinggi. Keduanya akan membawa Manado menjadi lebih baik ke depan,” ujar NVB. (*/adm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional