Menu

Pusat Salurkan Ribuan Paket Bantuan, Pariwisata Sulut Diharapkan Bergairah

  Dibaca : 170 kali
Pusat Salurkan Ribuan Paket Bantuan, Pariwisata Sulut Diharapkan Bergairah

indoBRITA, Manado – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI menyerahkan secara simbolis Bantuan Paket Bahan Pokok dan Lauk Siap Saji (Balasa) di Provinsi Sulut. Bantuan ini diserahkan di Rumah Alam Kota Manado, Kamis (30/7/2020).

Bantuan atas kerja sama Komisi X DPR RI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) ini disalurkan sebanyak 1.500 paket pada sembilan titik di Sulut.

Direktorat Akses Pembiayaan Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Fajar Utomo mengatakan bantuan ini merupakan program pusat dengan tujuannya untuk meringankan beban pelaku usaha yang terdampak Covid-19.

“Serta memberikan stimulus agar usaha mereka (pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif) tetap jalan dengan baik,” tuturnya saat memberikan sambutan.

Bantuan kepada pelaku pariwisata adalah kepedulian dari Presiden Joko Widodo.

“Tetap dengan semangat gotong royong kita bantu yang sedang kesusahan,” sambungnya.

Lebih jauh dikatakannya, pelaku usaha di sektor pariwisata diharapkan segera bangkit walaupun situasi krisis masih terjadi.

“Pariwisata sendiri penyumbang devisa sangat besar. Makanya, bidang pariwisata dan ekonomi kreatif perlu didorong untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” terangnya.

Jika pariwisata tidak digerakkan lagi, takutnya berimbas terhadap stabilitas daerah.

“Merebaknya Covid-19 mengakibatkan terhentinya kegiatan masyarakat. Kegiatan ekonomi terhenti. Dari persoalan kesehatan kemudian ke persoalan ekonomi. Tercatat, Kuartal I masih positif, Kuartal II negatif. Kita tidak ingin Kuartal III negatif. Kalau sudah masuk resesi ekonomi masalah sosial dan keamanan terancam. Kita tidak mau sampai terjadi demikian,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Vanda Sarundajang mengatakan masalah Covid-19 jangan pandang enteng. Sebab, virus corona prediksinya belum berakhir.

“Prediksi sampai September curvanya naik. Bahkan, negara lain alami gelombang ketiga. Saya tidak takut-takuti tapi harus aware. Jangan pandang enteng saya mohon tidak terjadi. Jangan cuek dengan keadaan yang ada. Kita harus adaptasi new normal,” terangnya.

Protokol kesehatan harus terus dijalankan.

“Jangan sepelekan dengan sering pakai masker, cuci tangan, jaga jarak. Ini menjaga kita dari virus. Ini yang menyelamatkan kita,” pungkas anggota DPR RI dapil Sulut ini.

Asisten II Setdaprov Sulut Praseno Hadi mewakili Gubernur Olly Dondokambey mengatakan bantuan ini sangat membantu pelaku usaha di bidang pariwisata yang terdampak Covid-19.

“Bantuan ini sedikit memperpanjang nafas,” ujarnya.

Gubernur Olly pun menitip pesan agar pariwisata Sulut kembali bergairah.

“Diharapkan semua yang berkepentingan dengan pariwisata untuk mengawal pariwisata yang menjadi program unggulan Pemprov Sulut. Saya berharap kita kompak dan siap,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Daerah Sulut Henry Kaitjily mengatakan bantuan ini sudah masuk yang ketiga kali dilaksanakan.

“Sebelumnya balasa diberikan sudah dua kali diterima. Sekarang balasa kemitraan. Jadi kita bersyukur telah diadakan balasa atas kepedulian dari ibu Vanda kepada kelompok masyarakat di Sulut,” ungkapnya.

“Kami harapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di Sulut. Beri semangat untuk terus giatkan kembali pariwisata di Sulut sebagai unsur penunjang pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Adapun kegiatan ini dirangkaikan dengan Focus Group Discussion tentang pariwisata dan ekonomi kreatif.(sco)

Baca juga:  Musik Kolintang dan Kain Kawanua Beraksi di Serbia
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional