Menu

Tak Lelah, UPT-PPD Minut Terus Kejar PAD di Tengah Pandemi

  Dibaca : 272 kali
Tak Lelah, UPT-PPD Minut Terus Kejar PAD di Tengah Pandemi

indoBRITA, Minut – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Utara (Sulut) terus melakukan sosialisasi terkait dengan keringanan dan bebas pajak kendaraan bermotor. Seluruh Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Pendapatan Daerah (UPT-PPD) Samsat tidak mengenal lelah dengan rajin turun lapangan untuk mengejar Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bahkan door to door pun dilakukan, namun dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

UPT-PPD Minahasa Utara (Minut) juga terus menggenjot pendapatan daerah. Kali ini, mengikuti dengan Polda Sulut yang sedang turun di lapangan menggelar operasi patuh.

Namun, dikatakan Kepala UPT-PPD Samsat Minut Agnes Rembet, dalam hal ini pihaknya hanya sosialisasi pergub tentang keringanan pajak.

“Tapi, bagi wajib pajak yang siap membayar pajak kami juga stand by di lapangan,” ujar Rembet kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Dari hasil di lapangan, ditemukan masih banyak kendaaan bermotor yang belum menyelesaikan kewajibannya.

“Beberapa kendaraan luar daerah kami memberikan arahan untuk segera melakukan proses mutasi karena sudah di atas 90 hari beroperasi di wilayah Sulut, dan mendapatkan keringanan mutasi masuk dan bea balik nama kendaraan,” terangnya didampingi Kasubag Tata Usaha Michael Langelo.

Ia mengakui, kebijakan keringanan pajak di tengah pandemi Covid-19 sudah mulai meningkat.

“Banyak yang datang ke kantor,” sambungnya.

Memang untuk pendapatan sendiri tidak meningkat seperti waktu lalu sebelum Covid-19.

“Makanya, sosialisasi keringanan pajak terus kami genjot. Kebijakan ini berakhir akhir bulan Agustus ini. Jadi, wajib pajak diharapkan memanfaatkan keringanan ini,” tuturnya.

“Kami pun memberikan apresiasi yang tinggi kepada para wajib pajak yang sudah patuh membayar pajak tepat waktunya, dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mengganggu arus perjalanan atas giat operasi ini,” pungkasnya.

Diketahui, hingga 30 Juli 2020 realisasi penerimaan PAD dari UPT-PPD Minut mencapai Rp31.375.801.635 atau menembus 45,37 persen dari target.(sco)

Baca juga:  RPJMD Naik Hingga 50% dari Target, Tatong: 2018 PAD Harus 100 Miliar
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional