Menu

Bawa Bantuan di Tomohon, Wagub Kandouw: Bukti Tidak Pilih-pilih Warna

  Dibaca : 631 kali
Bawa Bantuan di Tomohon, Wagub Kandouw: Bukti Tidak Pilih-pilih Warna

indoBRITA, Tomohon – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Pasar Murah Bahan Pokok Bersubsidi serta Bantuan Bahan, Kemasan dan Peralatan kepada IKM Pangan di GMIM Nazaret Matani, Kota Tomohon, Selasa (5/8/2020).

Kegiatan dalam rangka penanganan dampak Covid-19 ini dibuka oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw.

Wagub Kandouw saat memberikan sambutan mengatakan bantuan ini merupakan bukti Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut di bawah pimpinan Gubernur Olly Dondokambey tidak memilih-milih semua daerah di Sulut diberikan.

“Dana Covid-19 Pemprov Sulut, perintah pak gubernur langsung dimainkan semua. Tidak main-main dalam artian tidak lihat warna mau kuning, merah, ungu, semua pemprov mainkan. Karena ini betul-betul masalah kemanusiaan,” tutur Wagub Kandouw.

Diketahui, bantuan diberikan sesuai dengan data yang disodorkan Pemkot Tomohon.

Menariknya, kata wagub, bantuan Pemprov Sulut yang disalurkan lewat lembaga keagamaan diakui pemerintah pusat.

Wagub pun berharap penerima bisa memanfaatkan bantuan ini dengan baik.

“Ini untuk mengurangi beban hidup di tengah pandemi. Yakinlah bahwa bencana ini pasti suatu ketika berakhir,” tukasnya.

Wagub mengatakan masyarakat Sulut harus terbiasa dengan situasi seperti ini pandemi Covid-19.

“Jadi musti paralel, jaga kesehatan dan berikhtiar semangat untuk hidup. Saya paling getol di pemprov harus selalu jaga kesehatan,” tuturnya.

Menurut wagub, paralel bekerja sambil menjaga kesehatan akan terhindar dari pengangguran.

“Kita menyadari bahwa situasi saat ini punya efek lain. Paling fatal efek ekonomi. Kemarin Bappenas sampaikan satu bulan kemarin torang di Indonesia ketambahan 5,7 juta pengangguran. Itu yang tidak diinginkan pak gubernur,” terangnya.

“Sulut paling terdampak sektor pariwisata, sekitar 15 ribuan orang diberhentikan. Atas dasar itu Presiden Joko Widodo, menetapkan kita lawan Covid-19 di dua aspek kesehatan dan dampak ekonomi,” sambungnya.

Melihat banyak yang terdampak, seluruh stakeholder pemerintah diperintahkan untuk bersama-sama lawan Covid-19.

“Karena kita percyaa untuk upaya ini tak mungkin cuma pemerintah pusat, pemerintag provinsi apalagi kabupaten/kota, ini harus secara masif dilakukan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Disperindag Sulut Edwin Kindangen melaporkan untuk pasar murah ada 600 paket yang disiapkan. Di mana, paket itu dijual dengan harga murah. Di jual per paket Rp94.000, sementara harga di pasaran Rp150.000.

Sedangkan bantuan untuk Industri Kecil dan Menengah (IKM) disiapkan sebanyak 114 paket. Setiap jenis usaha berbeda bantuannya.(sco)

Baca juga:  Pedagang Babi Putar Banjir Pesanan, Mongkareng : Babi Putar Anna Chin Jaga Cita Rasa
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional