Menu

Sambut HUT RI ke-75, Kejuaraan Catur Terbuka Digelar Berebut Tropy Wali Kota Bitung

  Dibaca : 126 kali
Sambut HUT RI ke-75, Kejuaraan Catur Terbuka Digelar Berebut Tropy Wali Kota Bitung

indoBRITA, Bitung-Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke-75 Tahun 2020, Aliansi Pemerhati Penyakit Kronis, Bakteri dan Covid-19, bersama para wartawan pencinta catur dan pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Bitung, menggelar kejuaraan Catur Walikota Bitung CUP I Tahun 2020, di lapangan tenis Kantor Wali Kota Bitung, Jumat – Sabtu (7-8/8/2020).

dr Zainal Calvin Wuisang, Ketua Panitia Kejuaraan Catur Walikota Bitung Cup 2020 yang dikonfirmasi, Rabu (5/8/2020) menjelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut, untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dalam bentuk semangat pantang menyerah, menjunjung tinggi nilai solidaritas serta sportivitas dalam jiwa peserta pada khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya.

Terciptanya olahragawan Catur yang potensial dan profesional. “Juga mempererat hubungan emosional sesama pencinta olahraga Catur Kota Bitung,”ujarnya.

Baca juga:  Ikut Rapat Terbatas Teleconference Bersama Sejumlah Menteri, Ini Pemaparan Max Lomban Terkait Penanganan Covid-19 di Kota Bitung

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bitung ini menambahkan, setiap peserta yang akan mengikuti lomba, akan mengikuti protap kesehatan. “Kami siapkan Masker dan Sarung Tangan, sebelum memasuki area lomba, peserta harus melalui bilik Desinfektan dan pemeriksaan suhu tubuh dengan Thermogun,”ungkapnya.

Di lain pihak, Ketua Aliansi Pemerhati Penyakit Kronis, Bakteri dan Covid-19, John Sineri, kejuaraan tersebut terbuka untuk umum warga Kota Bitung. “Kejuaraan ini akan meperebutkan tropy bergilir dan tropy tetap serta uang pembinaan dari Bapak Wali Kota Bitung, Max J Lomban. Dua kategori yang akan dipertandingkan, Beregu antar instansi negeri dan swasta, dan kategori umum perorangan, tanpa biaya pendaftaran,”ujar penanggung jawab kegiatan ini.

Baca juga:  Belum Ada Paripurna PAW, DPRD Bitung Blokir Hak Achmad

Terpisah, Pengawas Pertandingan yang juga Master Catur Kota Bitung, Herry Benjamin SH, dalam rapat persiapan mengatakan, kejuaraan catur tersebut, menggunakan sistim swiss, bukan sistim gugur.

“Ini seperti setengah kompetisi, yang kalah babak pertama bisa bermain lagi, pemain harus mengikuti Teknichal Meeting, yang dilaksanakan sebelum lomba dimulai,”ungkap Kasat Pol-PP Pemkot Bitung ini.

Lebih jauh, Benyamin menjelaskan, untuk tertibnya kejuaraan ini, setiap peserta diwajibkan menggunakan pakain rapih dan bersepatu, serta membawa papan catur sendiri. “Peserta beregu instansi negeri/swasta, menunjukan tanda pengenal/kartu anggota atau surat rekomendasi dari instansi yang mengutusnya,” tutupnya.(yet)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional