Operasi Patuh Samrat 2020, Angka Pelanggaran dan Kecelakaan Lalin di Sulut Menurun

  • Whatsapp

IndoBRITA, Manado–Polda Sulawesi Utara menggelar Operasi Kewilayahan Mandiri bersandikan Patuh Samrat 2020, yang dilaksanakan selama 14 hari dan berakhir (5/8/2020) kemarin.

Kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulut, Kombes Pol Iwan Sonjaya, dari hasil Anev Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulut sesuai target, telah menekan angka kecelakaan lalu lintas (lalin) dan pelanggaran, serta tempat rawan macet.

Bacaan Lainnya

“Angka kecelakaan lalin di tahun 2019 terjadi 29 kasus. Di tahun 2020 ini, angka kecelakaan 27 kasus, terjadi penurunan. Ini berkat upaya dan kerja keras semua jajaran, Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut,” kata Sonjaya.

Baca juga:  Dugaan Penyebaran Berita Bohong, LSM KIBAR Menyurat ke Kapolda

Lebih lanjut dijelaskan Dirlantas, kemudian secara kualitas, korban meninggal dunia tidak mengalami perubahan. Di mana tahun 2019 ada 7 korban meninggal dunia dan di tahun 2020 juga ada 7 korban meninggal dunia.

“Secara kuantitas menurun dan secara kualitas tetap. Kemudian untuk angka pelanggaran dari penindakan, terjadi penurunan yang signifikan. Di mana di tahun 2019 sebanyak 8900 pelanggaran dan di tahun 2020 sebayak 4200,” ucap Sonjaya.

Tentu ini sejalan dengan situasi saat ini. Operasi patuh Samrat 2020 lebih mengedepankan tindakan yang humanis, yakni preemtif 40 persen, preventif 40 persen dan penegakan hukum atau tilang 20 persen.

“Sasaran prioritas Operasi Patuh adalah pengemudi dan penumpang tidak pakai helm SNI, pengemudi menggunakan handphone, pengemudi melawan arus dan penggunaan sabuk pengaman,” ujarnya.

Baca juga:  Hindari Penyebaran Covid-19 Kapolda Sulut Himbau Warga Tak Berlebihan Raya Imlek

“Di momen pelaksanaan operasi patuh ini, juga ada pelaksanaan pengamanan hari raya Idul Adha. Pada pelaksanaan operasi patuh, tidak ada kendala, tidak ada masalah. Bahkan, tidak ada kecelakaan menonjol. Ini merupakan kerja keras semua anggota, termasuk juga dari rekan-rekan media yang bisa membantu kami mensosialisasikan kepada masyarakat,” sambungnya.

Ia menambahkan, polri juga tetap terus menggelorakan sosialisasi untuk pencegahan covid 19 dan juga melaksanakan kegiatan Simpati, dengan cara membagikan masker kepada masyarakat.

“Kita juga menegur secara Humanis kepada masyarakat yang belum menggunakan masker, untuk menggunakan masker dan sama-sama kita mencegah meminimalisir terjadinya penyebaran covid-19,” jelas Sonjaya.(hng)

Pos terkait