Tekun Belajar, Kunci Perjuangan Frensy Rompas Jadi Wisudawan

  • Whatsapp

indoBRITA, Manado – Memaksimalkan waktu dan kemampuan saat menjalani perkuliahan, membuahkan hasil manis bagi Mahasisiwi bernama lengkap Frensy Christy Mariane Rompas yang mengambil jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Wanita Kelahiran Manado 3 Mei 1998 itu, berhasil lulus dan menjadi wisudawan dengan hasil memuaskan bagi kedua orang tuanya. Keberhasilan tersebut sudah Ia buktikan semenjak berada di SMA Negeri Manado dengan nilai IPK yang cukup tinggi sehingga bisa masuk di akademik.

Rani sapaan akrab Frensy ini menceritakan, perjalanan dari awal semester hingga sampai saat ini yang membutuhkan perjuangan yang maksimal.

“Tekun belajar serta perjuangan yang saya tanamkan di dalam hati ini, bahwa diri ini adalah pribadi yang kuat dan memiliki jiwa pemimpi. Begitu banyak pengalaman–pengalaman yang telah saya alami hingga bisa bertahan sampai semester ini,” kisahnya.

Baca juga:  935 Penyelam Torehkan Rekor MURI, Wali Kota Manado: Terima Kasih Pak Kapolri dan WASI

Frensy juga meceritakan pada awal kuliah, dirinya telah memiliki tekad yang kuat dan bulat untuk menjadi mahasiswa yang berguna dan bernilai lebih dibandingkan dengan teman–temannya yang lain.

“Saya mulai berpikir bagaimana cara dan langkah yang harus saya terapkan agar saya bisa menjadi mahasiswa yang lebih maju satu langkah dari teman-teman yang lain. Ketika dosen menjelaskan, saya sambil membayangkan apa yang dimaksud. Saya bisa lebih cepat mengerti dan mengingatnya,” lanjut Rany menceritakan pengalamannya dalam kuliah.

Sementara, lanjut Rani, berawal dari sebuah impian merupakan sesuatu yang diidam–idamkan agar tercapai dalam hidupnya, dengan memakai motto ” Our success comes when we value each other’s strengths, when we learn from each other, when we learn on each other”.

Baca juga:  Bareskrim Polri Gelar Sosialisasi Penyidikan Tindak Pidana di Manado

“Mimpi akan memberikan semangat bagi kita, karena ketika bermimpi, kita telah memiliki pengharapan agar apa yang sedang kita impikan bisa tercapai suatu saat nanti. Mimpi itu identik dengan hal–hal yang dianggap menarik dan indah untuk dikhayalkan. Termasuk saya, saya memiliki mimpi–mimpi yang besar yang ingin saya wujudkan dalam diri ini,” tambahnya.

“Untuk mewujudkan mimpi tersebut harus memahami dari awal apa yang pernah dikatakan oleh orang tua saya bahwa mimpi itu harus dibayar, bayarnya tidak pakai uang, tetapi dengan menggunakan keyakinan, keberanian, semangat dan usaha yang maksimal untuk bisa mewujudkannya,” pungkas Putri sulung dari Franklin Rompas dan Shirley Goni.(ewa)

Pos terkait