Menu

Liow: Pancasila Sebagai Ediologi yang dapat Mengikat Bangsa Indonesia

  Dibaca : 87 kali
Liow: Pancasila Sebagai Ediologi yang dapat Mengikat Bangsa Indonesia
Liow: Pancasila Sebagai Edeologi yang dapat Mengikat Bangsa Indonesia

indoBRITA, Amurang – Tokoh masyarakat memiliki posisi penting dan strategis sekaligus menjadi teladan untuk mengatakan kepada seluruh elemen masyarakat, bahwa Pancasila sebagai idiologi yang dapat mengikat bangsa Indonesia yang demikian besar dan majemuk. Demikian disampaikan senator DPD RI Ir Stefanus BAN Liow, MAP, Minggu (30/8/2020) di BPU Kelurahan Rumoong Bawah, Kecamatan Amurang Barat.

Ir Stefanus BAN Liow, MAP

Menurut SBANL-sapa Liow menyebut, Pancasila adalah konsensus nasional yang dapat diterima semua paham golongan dan kelompok masyarakat di Indonesia.

‘’Pancasila sebagai dasar negara yang mempersatukan bangsa Indonesia,’’ujar Anggota Badan Sosialisasi MPR RI Ir. Stefanus BAN Liow, MAP.

Baca juga:  Steven Kandouw Harap Kepala BPKP Sulut yang Baru Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

Menariknya, ratusan peserta dari Kecamatan Amurang Barat saat mendengar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI adalah terdiri dari tokoh masyarakat dan perangkat dari Desa Rumoong bawah dan Kelurahan Rumoong bawah.

Dalam kesempatan diskusi/tanya jawab setidaknya ada beberapa peserta yang memberikan pendapat. Diantaranya Rolly Rorimpandey, Maikel Rumagit, Hengky Rumengan (Tokoh Pejuang pembentukan Kabupaten Minsel) dan Karel Hendrik Lakoy (Mantan Anggota DPRD Kabupaten Minsel).

Sementara itu, dalam sambutannya, Lurah Rumoong bawah Donny Rumengan, SH didampingi Hukum Tua Desa Rumoong bawah Maxi Lumantow mengatakan dengan kegiatan Sosialisasi MPR RI ini, maka tokoh masyarakat dan perangkat dapat disegarkan kembali komitmen dalam menjunjung nilai-nilai luhur ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga:  HUT Proklamasi RI ke-74, Lapas Amurang Remisi 140 WBP dan 3 Bebas Murni

Dari pantauan wartawan indoBRITA.co, tak sedikit masyarakat yang hadir dan memberi apresiasi kepada senator DPD RI yang juga asli Minahasa Selatan dan Tomohon. ‘’Pada dasarnya, sosialisasi empat pilar MPR RI memang perlu. Walau diakuinya, sudah sering disampaikan. Namun demikian, sekali lagi kami masyarakat Amurang Barat dan Minsel pada umumnya menyambut baik sosialisasi diatas, biar masyarakat akan lebih paham dengan empat pilar MPR RI. Sekali lagi, kami apresiasi atas kedatangan tokoh Minsel yang adalah putra Rumoong Bawah ini,’’ungkap Karel H Lakoy. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional