Menu

Ayo Masyarakat Sulut Manfaatkan Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor

  Dibaca : 448 kali
Ayo Masyarakat Sulut Manfaatkan Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor
Kepala Seksi Pajak dan Retribusi Onaliske Wehantouw.

indoBRITA, Manado – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw memperpanjang keringanan dan pembebasan denda pajak kendaraan bermotor. Kebijakan ini berlaku hingga 23 Desember 2020.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut Olvie Atteng mengatakan kebijakan keringanan itu dipersembahkan Gubernur Olly dan Wagub Steven karena masih banyak wajib pajak yang menunggak.

“Ini merupakan kepedulian pak gubernur dan pak wagub terhadap masyarakat khususnya wajib pajak yang memiliki kendaraan bermotor. Ya meringankan beban di tengah-tengah pandemi Covid-19,” tuturnya.

Berbagai upaya dilakukan Bapenda Sulut untuk mengejar pendapatan asli daerah. Salah satunya dengan rajin turun ke lapangan mencari wajib pajak yang menunggak. Ini dilakukan seluruh Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Pendapatan Daerah Kepala Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Pendapatan Daerah (UPT PPD) Samsat.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Pendapatan Daerah (UPT PPD) Samsat Manado Herlina Karepu melalui Kepala Seksi Pajak dan Retribusi Onaliske Wehantouw mengatakan terkait keringanan dan pembebasan denda pajak kendaraan bermotor akan digenjot dengan sosialisasi agar wajib pajak mengetahui kebijakan tersebut.

“Ini dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah di masa pandemi, setelah sebelumnya kami sudah laksanakan razia,” tutur Onaliske Wehantouw, kepada wartawan, Senin (7/9/2020).

Onaliske menambahkan sosialisasi dilaksanakan mulai Selasa (8/9/2020) esok.

“Kami akan sosialisasi di tempat-tempat keramaian di Kota Manado. Target esok itu ada tiga titik, yakni di Pasar Karombasan, Pasar Tuminting dam  Taman Kesatuan Bangsa,” bebernya.

Dalam sosialisasi ini, pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Pastilah dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD), pembungkus rambut untuk wanita. Serta disediakan masker, hand sanitizer dan sarung tangan. Untuk pembagian brosur kita akan jaga jarak,” jelasnya.

“Sosialisasi esok akan libatkan tim pembina samsat, yakni Jasa Raharja, kepolisian dan Bapenda,” tambahnya.

Menurut dia, kebijakan ini meliputi keringanan pajak kendaraan dan penghapusan denda serta bea balik nama dapat keringanan.

“Untuk bea balik nama kendaraan di bawah tahun 2014 akan diberi 100 persen, semenyara 50 persen tahun 2015,” bebernya.(sco)

Baca juga:  Gubernur Olly Apresiasi Penanaman Mangrove oleh OASE Kabinet Kerja
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional