Menu

Kluster Pilkada, Lumingkewas: Semua Pihak Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

  Dibaca : 47 kali
Kluster Pilkada, Lumingkewas: Semua Pihak Wajib Terapkan Protokol Kesehatan
Kluster Pilkada, Lumingkewas: Semua Pihak Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

indoBRITA, Amurang – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), 9 Desember 2020 Kabupaten Minahasa Selatan resmi bertarung tiga bakal calon (Bacalon). Hal tersebut setelah KPUD membuka pendaftaran tanggal 4-6 September 2020. Saat ini, pihak penyelenggara KPU sedang melaksanakan verifikasi berkas-berkas. Bahkan, terhitung tanggal 7-10 para bacalon telah selesai mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan.

Melihat hal diatas, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Minahasa Selatan Drs Benny Lumingkewas angkat suara terkait Pilkada 9 Desember 2020 di Minsel. ‘’Bahwa, Pilkada serentak tahun 2020 ini, Indonesia dihadapi persoalan krusial yaitu masa-masa Pandemi Covid-19. Jadi, harapannya baik penyelenggara (KPU, red) maupun bakal calon (bacalon) hingga masyarakat yang didalamnya sebagai pengurus parpol hingga pendukung untuk kiranya taat dengan protocol kesehatan,’’kata Lumingkewas.

Lumingkewas menjelaskan, dikhawatirkan dapat menciptakan kluster baru Covid-19 di Minsel kalau kita tidak menerapkan Protokol Kesehatan. Menurut mantan Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Minsel, bahwa saat pendaftaran tiga calon ikut menyedot ribuan massa. Dan pada akhirnya mengabaikan protocol kesehatan berupa jaga jarak, tidak menggunakan masker serta cuci tangan atau membawa hand zanitaiser.

Baca juga:  Daftar di PDIP, Joune Ganda Siap Terima Tantangan OD Bangun Minut

‘’Sekali lagi dikatakannya, bahwa untuk mengantisipasi terjadinya kluster Pilkada, maka kita semua wajib menerapkan protocol kesehatan. Ingat, kalau kita tak lakukan hal diatas, maka dengan demikian apabila kita diminta melakukan rapid test atau swab test hingga demikian ada kabar bahwa di Minsel banyak yang positif covid-19. Oleh sebab itu, kita diajak untuk taat terhadap aturan demi keselamatan diri kita semua,’’jelas mantan Camat Motoling.

Dikatakannya lagi, agar seluruh pihak dapat menahan diri dengan menerapkan protocol kesehatan. Lumingkewas menyebut, khususnya pihak penyelenggara KPU agar benar-benar memaksimalkan peserta kampanye sesuai acuan aturan yang ada.

‘’Ingat, bahwa kita tak ingin ada kluster pilkada di Minsel. Sebentar lagi, kita akan memasuki tahapan kampanye terbuka dan tertutup. Jika pertemuan melibatkan banyak orang serta tidak disiplin menerapkan protocol kesehatan. Dikhawatirkan oleh pemerintah akan terjadi peningkatan kasus positif covid-19. Nah, oleh sebab itu, sebelum tahapan kampanye dimulai, himbauan ini sudah harus disampaikan sejak dini,’’tegas Lumingkewas.

Baca juga:  Kapolres Minsel Hadiri Upacara Pembukaan Diktukba Reg TNI AD

Lumingkewas juga mengharapkan protocol kesehatan tidak hanya diterapkan dilokasi kegiatan kampanye. Protocol kesehatan juga harus diberlakukan diluar area. ‘’Hanya saja, kita sedang menunggu aturan terkait diatas. Tapi, diharapkan tidak ada massa pendukung yang berada diluar area kampanye, kemudian tak taat protocol kesehatan. Apalagi ternyata banyak tak menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan,’’ungkapnya.

Pria yang akrab dengan Pers ini menjelaskan, himbauan disiplin kesehatan dapat kiranya diterapkan kita semua. Juga diingatkan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

‘’Pilkada akan berjalan lancar jika Kamtibmas terjaga dengan baik. Jangan sampai Pilkada menjadi ajang perpecahan. Setiap warga Negara memiliki hak  politiknya sendiri. Namun, untuk menyalurkan hak politik harus memperhatikan hak orang lain. Dengan demikian, kita juga dituntut untuk salurkan hak politik tanpa mengganggu orang lain. Yaitu, saling menghormati dan tidak melakukan provokasi yang memancing perpecahan,’’imbuhnya. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Visitor Counter

Pengunjung IndoBrita.co

Today : 1289 Orang

Total Minggu ini : 56873 Orang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional